Selasa, Mei 12, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Mengulik Lebih Detail apa itu Sesar Semangko? Dan Apa Dampak Dari Sesar Semangko?

Max Ki by Max Ki
24 Agustus 2024
in Artikel
0
Mengulik Lebih Detail apa itu Sesar Semangko? Dan Apa Dampak Dari Sesar Semangko?

Mengulik Lebih Detail apa itu Sesar Semangko? Dan Apa Dampak Dari Sesar Semangko?

Mengulik Lebih Detail apa itu Sesar Semangko? Dan Apa Dampak Dari Sesar Semangko?

Sesar Semangko, yang juga dikenal sebagai sesar Sumatera, merupakan sesar yang membentang dari utara ke selatan Pulau Sumatera. Proses pembentukannya bermula dari tabrakan antara Lempeng Hindia Australia dan Sumatera, menjadikannya sesar yang sangat aktif di daratan Sumatera dan sering memicu gempa bumi besar.

Sesar Semangko memotong Pulau Sumatera dari ujung barat di Aceh hingga Lampung, membentang sepanjang sisi barat dengan panjang total mencapai 1.900 kilometer. Sesar ini terdiri dari sekitar 20 segmen, yang juga dikenal sebagai sesar minor, sehingga gempa bumi hanya terjadi di daerah yang lebih pendek daripada panjang total sesar.

Salah satu segmen yang sangat aktif adalah Sesar Tarahan, yang sebagian besar berada di Provinsi Lampung. Usia sesar Semangko terbilang muda dan terlihat dari bentukan geologis seperti wilayah Lembah Anai dan Ngarai Sianok di Bukittinggi, yang membentuk Pegunungan Barisan di bagian barat Sumatera.




Sesar adalah hasil dari pergerakan batuan akibat gaya endogen di batas lempeng, yang umumnya terjadi pada batuan dengan lapisan seperti sedimen dan beku. Salah satu contoh sesar yang terjadi adalah sesar Semangko di Pulau Sumatera.

Bagaimana proses terbentuknya sesar semangko ?

Jutaan tahun lalu, sesar Semangko mulai terbentuk. Berawal dari Samudera Hindia, Australia melanda wilayah barat Pulau Sumatera secara miring pada saat pulau tersebut masih menjadi bagian dari Benua Eurasia.

Ada dua komponen gaya yang dihasilkan dari hantaman ini. Gaya tegak lurus yang menarik ujung Lempeng Hindia ke Lempeng Sumatera merupakan unsur pertama.
Sedangkan patahan memanjang yang sejajar dengan batas lempeng disebabkan oleh adanya gaya horizontal yang menarik Pulau Sumatera ke arah barat laut. Sesar Besar Sumatera adalah nama yang diberikan untuk hal ini.




Apa saja ciri-ciri dan macam-macam sesar semangko ?

Karena melintasi kawasan padat penduduk, Sesar Semangko yang cukup aktif menimbulkan bahaya seismik. Sesar Semangko merupakan sesar bertipe strike-slip atau strike-slip karena mempunyai orientasi geser ke kanan di bawah Pegunungan Bukit Barisan.

Sesar mendatar adalah salah satu dari tiga jenis sesar yang berbeda. Sesar ini dicirikan oleh pergerakan yang relatif horizontal dan dapat ke kiri atau ke kanan. Sesar aktif ini bergerak dengan kecepatan relatif 6 hingga 7 milimeter setiap tahun, menurut laporan Kementerian Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM).

Selat Sunda yang memisahkan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa menjadi titik fokus migrasi ini. Wilayah ini berfungsi sebagai daerah peralihan ketika Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menunjam dengan kecepatan dan arah yang berbeda.

Apa dampak dari sesar semangko ?




Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak dari Sesar Semangko atau yang dikenal dengan Sesar Besar Sumatera yang membentang di sepanjang Pulau Sumatera dari titik paling selatan hingga titik paling utara.

Dimulai dari Teluk Semangka, sesar ini berlanjut hingga ke bawah Banda Aceh. Setiap kali terjadi gempa, kata “sesar” selalu disinggung secara luas. Gempa bumi besar di Indonesia sebenarnya sebagian disebabkan oleh aktivitas sesar. Selalu ada dua sisi dalam segala hal, termasuk kekurangan. Di satu sisi, kelemahan yang meluas sering kali disamakan dengan monster yang sedang tidur. Namun, kekurangan juga meninggalkan daya tarik tertentu yang dianggap menawan oleh orang-orang.

Salah satu contoh terbaik dari fenomena ini adalah Sesar Semangko strike-slip. Para ahli dari BMKG, perguruan tinggi, dan pelaku wisata telah membahas berbagai dampak Sesar Semangko.

Sesar Semangko mempunyai dampak terhadap Pulau Sumatera sebagai berikut:

Gempa bumi kecil dan besar banyak terjadi. Dua gempa terbesar yang pernah tercatat adalah gempa Pajang Panjang berkekuatan 7,6 Mw (momen magnitudo) pada tahun 1926 dan gempa Lampung pada tahun 1933.

Sementara gempa berkekuatan 6,2 Mw yang terjadi di Pasaman Barat pada tahun 2022 baru saja terjadi.
Terjadinya sesar turun dikenal juga dengan istilah slenk atau graben yang mengacu pada dataran rendah yang disebabkan oleh rekahan pada daratan disekitarnya. Dari tebing terjal Ngarai Sianok dan Lembah Anai, fenomena alam ini mudah terlihat.

Tumbuhnya ekowisata dengan pemandangan hutan, air terjun, lembah, dan pegunungan. Misalnya, pertumbuhan berbagai bentuk pariwisata di kota Bukittinggi didorong oleh pariwisata Ngarai Sianok, yang menjadikannya tujuan wisata populer bagi masyarakat Malaysia.

Perkembangan Pegunungan Bukit Barisan di sisi barat Pulau Sumatera yang juga membentang sepanjang 1.650 km dari selatan ke utara. Dari Gunung Tanggamus di Lampung hingga Gunung Bandahara di Aceh, terdapat empat puluh gunung dalam rangkaian pegunungan tersebut.

Menurut Gempa Ruyani (2023:25), aktivitas Sesar Semangko menyebabkan terbentuknya sesar-sesar yang lebih kecil. Misalnya, Sesar Tarahan aktif di Provinsi Lampung sering menimbulkan gempa kecil, khususnya di wilayah Pesawaran.

Tags: apa itu Sesar Semangkociri-ciri Sesar Semangkodampak Sesar Semangkodampak Sesar Semangko pada pulau sumateragejala Sesar Semangkojenis Sesar Semangkoragam Sesar SemangkoSesar SemangkoSesar Semangko adalah
Previous Post

Cara Mengatasi Radang Di Tenggorokan

Next Post

Tidak Perlu Menggunakan Kartu: Begini Cara Membayar Jalan Tol Menggunakan QRIS

Next Post
Tidak Perlu Menggunakan Kartu: Begini Cara Membayar Jalan Tol Menggunakan QRIS

Tidak Perlu Menggunakan Kartu: Begini Cara Membayar Jalan Tol Menggunakan QRIS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.