Pengertian Pasar Monopoli dan Ciri-cirinya
Dunia ekonomi mengenal istilah jenis pasar persaingan tidak sempurna. Pasar monopoli adalah salah satu bentuk dari jenis pasar ini. Pasar persaingan tidak sempurna sendiri merupakan struktur pasar di mana jumlah penjual lebih banyak daripada jumlah pembeli. Uniknya, di dalamnya ada penjual yang berhak menjual produk tertentu dan menjadi satu-satunya pihak yang boleh menjual barang tersebut dalam jumlah tertentu. Dari sinilah lahir konsep pasar monopoli.
Pengertian Pasar Monopoli
Secara sederhana, pasar monopoli adalah kondisi di mana suatu barang atau jasa dikuasai oleh satu pihak aja. Jadi, hanya ada satu penjual atau produsen yang pegang kendali penuh. Konsumen nggak punya banyak pilihan selain beli dari perusahaan itu.
Menurut Sudono Sukirno (2006), Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu perusahaan saja dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat.
Selain itu, menurut John Maynard Keynes, seorang tokoh ekonomi makro terkemuka, menyatakan bahwa monopoli terjadi ketika hanya ada satu produsen atau penjual yang mampu mendominasi pasar. Produsen atau penjual ini pada akhirnya menentukan sejauh mana suatu jenis barang atau jasa dapat diproduksi.
Ciri-Ciri Pasar Monopoli
Berdasarkan buku Mikroekonomi Teori Pengantar (2006) karya Sadono Sukirno, ciri-ciri pasar monopoli, yaitu sebagai berikut :
-
Pasar monopoli adalah satu industri perusahaan
Dilihat dari definisi monopoli di atas, yaitu hanya ada satu perusahaan dalam industri tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan nya tidak dapat dibeli dari tempat lain.
-
Tidak mempunya barang pengganti yang mirip
Barang yang dihasilkan perusahaan monopoli biasanya tidak punya pengganti yang mirip (close substitute). Contohnya listrik, yang tidak bisa digantikan oleh lampu minyak karena fungsinya sangat berbeda, misalnya untuk menyalakan TV atau setrika.
-
Tidak terdapat kemungkinan masuk ke dalam industri
Ini adalah sebab utama yang menimbulkan perusahaan yang mempunyai kekuasaan monopoli. Tanpa sifat ini pasar monopoli tidak akan terwujud. Keuntungan perusahaan monopoli tidak akan menyebabkan perusahaan lain memasuki industry tersebut.
-
Dapat memengaruhi harga
Penentuan harga dapat dikuasai karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual di dalam pasar. Oleh sebab itu, perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price setter.
-
Promosi iklan kurang diperlukan
Perusahaan monopoli biasanya tidak terlalu membutuhkan iklan karena mereka satu-satunya penyedia produk. Konsumen tetap akan membeli meskipun tanpa promosi. Namun, iklan tetap sering digunakan, bukan untuk bersaing dengan produsen lain, melainkan untuk menjaga citra, menarik minat konsumen, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.
Pasar monopoli memang punya sisi positif dan negatif. Di satu sisi, kalau dikelola oleh pemerintah, monopoli bisa membantu menjaga ketersediaan barang atau jasa penting untuk masyarakat luas. Tapi kalau dikuasai oleh pihak swasta tanpa pengawasan, konsumen bisa dirugikan karena harga jadi lebih tinggi dan pilihan terbatas.
Dengan memahami pengertian dan ciri-cirinya, mahasiswa bisa lebih kritis dalam melihat bagaimana struktur pasar bekerja, serta dampaknya bagi ekonomi dan kehidupan sehari-hari.

