Jumat, Mei 15, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Peran dan Fungsi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dalam Menggapai Masyarakat Indonesia Bebas Karbon

Max Ki by Max Ki
1 Juli 2025
in Artikel
0
Peran dan Fungsi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dalam Menggapai Masyarakat Indonesia Bebas Karbon

Peran dan Fungsi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dalam Menggapai Masyarakat Indonesia Bebas Karbon

Peran dan Fungsi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dalam Menggapai Masyarakat Indonesia Bebas Karbon

Pada tanggal 10 Desember 2020, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menyelenggarakan Diskusi Panel dengan tema “Toward Indonesia Decarbonisation Society through Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)” secara daring melalui webinar. Kerjasama ini dengan International Energy Agency (IEA) membahas komitmen internasional untuk mendukung energi bersih, dengan poin fokus pada penerapan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

Peran CCUS dalam Tantangan Ekonomi dan Energi

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, dalam keynote speech-nya, menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pada tahun 2020, khususnya perlambatan ekonomi global yang menyebabkan penurunan permintaan energi. Dalam konteks ini, penyesuaian dalam pengelolaan sistem energi dan penciptaan peluang baru untuk meningkatkan produktivitas menjadi suatu kebutuhan mendesak.

Komitmen Indonesia terhadap Bahan Bakar Fosil yang Bersih

Meskipun bahan bakar fosil tetap menjadi faktor dominan dalam sumber energi global, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan bahan bakar fosil yang lebih bersih. Biomassa memegang peranan penting dalam transisi ke energi bersih di Indonesia, mengingat netralitas emisinya yang tinggi.

Langkah konkret dilakukan dengan mengintegrasikan pengelolaan limbah perkotaan dengan pembangkit listrik di 14 kota. Upaya serupa diimplementasikan di sektor industri, termasuk pemanfaatan emisi metana dari limbah pabrik kelapa sawit dan penggunaan biomassa sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik. Selain itu, Indonesia tengah mengembangkan biofuel untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, memperkenalkan biodiesel, dan membangun kilang hijau.

Keberlanjutan Bersih dengan Clean Coal Technology dan CCUS

Langkah berikutnya dalam komitmen Indonesia adalah mengimplementasikan clean coal technology dengan menghentikan operasional pembangkit listrik batu bara yang sudah tua. Tahap selanjutnya adalah menggabungkannya dengan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Dalam konteks global, CCUS semakin menjadi komponen kunci untuk mengurangi emisi CO2 dan menggunakannya kembali untuk meningkatkan produksi minyak di ladang yang telah habis.

Studi Kelayakan dan Potensi Pengurangan CO2 dengan CCUS

Indonesia, sebagai negara dengan banyak sumber industri CO2, melihat potensi besar dalam menerapkan CCUS. Studi kelayakan di Proyek Percontohan CCUS di Gundih, Jawa Tengah, menunjukkan hasil positif dengan potensi pengurangan CO2 mencapai 2,92 juta ton selama 10 tahun. Studi lebih lanjut sedang dilakukan, mengingat potensi penyimpanan geologi yang besar di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Manfaat Ekonomi dan Langkah Implementasi CCUS di Indonesia

Implementasi CCUS di Indonesia berpotensi memberikan manfaat ekonomi yang beragam. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, pengurangan biaya operasional penyediaan listrik, perpanjangan umur infrastruktur yang sudah ada, hingga dukungan untuk pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Oleh karena itu, percontohan implementasi CCUS di Indonesia menjadi langkah strategis yang diharapkan segera dilakukan.

National Center of Excellence CCS/CCUS untuk Pembangunan Kapasitas Nasional

Pada tahun 2017, Indonesia mendirikan National Center of Excellence CCS/CCUS untuk memperkuat kapasitas nasional di berbagai aspek, termasuk teknis, keselamatan, ekonomi, sosial, dan regulasi. Langkah utama dalam pengembangan CCUS dilakukan dengan memperkuat kerangka kerja pemerintah dan sektor swasta.

Mendorong Keberlanjutan Bersih dengan Implementasi CCUS

Langkah-langkah ini melibatkan penciptaan platform berkelanjutan untuk pemerintah, sektor swasta, dan investor guna mempercepat implementasi CCUS. Identifikasi peluang investasi dan peningkatan bisnis di sektor CCUS menjadi fokus utama, bertujuan untuk menarik mitra pengembangan kerja sama CCUS.

Dalam penutupannya, Rida Mulyana menyambut semua pihak untuk bergabung dalam usaha mengembangkan CCUS di Indonesia. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat menjadi pelopor dalam penggunaan teknologi CCUS, membuktikan komitmennya terhadap energi yang aman dan berkelanjutan serta memberikan kontribusi signifikan dalam mitigasi perubahan iklim secara global.

Tags: fungsi ccusMendorong Keberlanjutan Bersih dengan Implementasi CCUSperan ccusPeran CCUS dalam Tantangan Ekonomi dan Energi
Previous Post

Carbon Capture and Storage (CCS): Definisi dan Peran Penting di Indonesia

Next Post

Perbedaan Antara Quick Count dan Real Count dalam Pemilu: Pemahaman yang Mendalam

Next Post
Perbedaan Antara Quick Count dan Real Count dalam Pemilu: Pemahaman yang Mendalam

Perbedaan Antara Quick Count dan Real Count dalam Pemilu: Pemahaman yang Mendalam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.