Simak Perbedaan Data Science dan Data Engineering di Dunia Teknologi
Era digital telah mengubah cara kerja berbagai industri secara fundamental. Setiap hari, perusahaan menghasilkan data dalam volume yang sangat besar dari aktivitas bisnis mereka. Semua data yang dikumpulkan dari transaksi online, media sosial, dan interaksi dengan pelanggan harus diolah dengan tepat. Data scientist dan data engineer sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola data ini. Meskipun kedua profesi ini sering dianggap sama, ada perbedaan penting yang harus dipahami.
Hubungan Data Science dan Data Engineering
Dalam ekosistem data perusahaan, data science dan data engineering saling berhubungan. Data engineering bertanggung jawab membangun dan mengelola infrastruktur data yang solid, sementara data science bergantung pada infrastruktur tersebut untuk menganalisis dan menghasilkan wawasan bisnis. Kolaborasi keduanya memungkinkan perusahaan memprediksi tren pasar dan membuat keputusan strategis yang lebih baik. Keduanya sama-sama diperlukan terutama bagi organisasi yang mengelola big data dengan berbagai variasi struktur.
Perbedaan Utama Data Science dan Data Engineering
-
Dari Segi Definisi
Data science adalah cabang ilmu yang menggabungkan statistik, ilmu komputer, dan domain aplikasi untuk memproses data terstruktur dan tidak terstruktur untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan bisnis. Data engineering berfokus pada pembuatan sistem untuk menyimpan, memproses, dan desain alur kerja data secara real-time agar pergerakan data berjalan lancar.
-
Dari Segi Keahlian
Data scientist harus mahir dalam matematika, statistika, dan ilmu komputer. Pengetahuan tentang perangkat keras tidak terlalu dibutuhkan untuk posisi ini. Sebaliknya, data engineer membutuhkan keahlian dalam hardware dan middleware, tetapi tidak diperlukan pengetahuan statistik atau machine learning yang mendalam.
-
Dari Segi Tanggung Jawab
Data science bertanggung jawab untuk mengembangkan metode untuk mengekstrak nilai bisnis dari data, serta mengoptimalkan model statistik dan machine learning. Data engineering bertugas mengidentifikasi solusi teknis dan metode strategis untuk memaksimalkan akuisisi data serta mengoptimalkan kinerja di seluruh jalur data.
-
Dari Segi Pekerjaan
Data scientist menganalisis data, membuat model statistik dan machine learning, dan membuat visualisasi untuk digunakan dalam analisis. Data engineer membantu data scientist dengan menerapkan transformasi fitur untuk model pembelajaran mesin, namun tidak perlu membuat visualisasi data.
-
Dari Segi Output
Hasil kerja data science adalah produk data seperti sistem rekomendasi di platform video atau filter spam pada email. Namun, output data engineering mencakup sistem pengambilan, penyimpanan, dan aliran data, seperti infrastruktur yang mengirimkan data harian ke gudang data terdistribusi dari platform media sosial.
-
Prospek Karir yang Menjanjikan
Kedua profesi ini memiliki prospek karir yang sangat cerah di era teknologi saat ini. Karena semakin banyak bisnis yang menyadari betapa pentingnya pengelolaan data untuk pertumbuhan bisnis mereka, kebutuhan tenaga ahli data terus meningkat setiap tahunnya. Data scientist dan data engineer bahkan masuk dalam daftar profesi yang paling banyak dicari di berbagai industri.
Memahami perbedaan data science dan data engineering akan membantu Anda menentukan jalur karir yang sesuai dengan minat dan keahlian. Meskipun keduanya berbeda, keduanya penting untuk mengubah data menjadi aset berharga bagi perusahaan.

