Syarat dan Cara Pindah KK Keluar Kabupaten/Kota Terbaru Tahun 2025
Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang ditemukan hal-hal yang menyebabkan perubahan alamat seperti pindah tugas, pindah tempat tinggal, atau perubahan status keluarga. Biasanya, jika berada dalam situasi ini, salah satu hal yang harus segera diurus ketika pindah domisili adalah pindah Kartu Keluarga (KK).
Proses pemindahan KK antar-kabupaten atau kota bisa dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) baik di daerah asal maupun tujuan. Untuk memindahkan KK ke luar wilayah, pemohon harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dan mengikuti prosedur yang berlaku sesuai ketentuan pemerintah.
Dengan memahami syarat dan cara pindah KK, maka dapat meminimalisir terjadinya kesalahan proses administrasi dan proses pindah KK bisa berjalan lebih cepat tanpa kendala sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Syarat dan Cara Pindah KK Keluar Kabupaten/Kota Terbaru Tahun 2025
-
Syarat pindah KK di kantor Dukcapil daerah asal:
- Mengisi Formulir Pendaftaran Perpindahan Penduduk atau F-1.03 (tersedia di kantor Dukcapil daerah asal).
- Menyertakan fotokopi KK.
- Jika seluruh anggota keluarga yang berusia di bawah 17 tahun tidak ikut pindah, diperlukan kepala keluarga dewasa atau saudara yang bersedia menjadi kepala keluarga.
- Solusi: Anak yang tidak ikut pindah bisa dititipkan pada KK saudaranya dengan membuat surat pernyataan bersedia menjadi wali dan Surat Kuasa Pengasuhan Anak dari orangtua atau wali.
-
Syarat pindah KK di kantor Dukcapil daerah tujuan:
- Menyertakan SKPWNI.
- Surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik rumah jika tinggal menumpang KK, menyewa rumah, atau tinggal di kontrakan.
- Surat pernyataan bersedia menerima sebagai anggota keluarga dari kepala keluarga KK yang ditumpangi serta surat kuasa pengasuhan anak dari orangtua atau wali.
- Menyerahkan e-KTP.
- Jika anak sudah memiliki KIA, lampirkan Kartu Indonesia Anak (KIA).
-
Cara pindah KK ke luar kabupaten atau kota:
- Di kantor Dukcapil daerah asal:
- Mengisi Formulir F-1.03 sebagai syarat utama untuk mendapatkan SKPWNI.
- Menyertakan fotokopi KK sebagai bukti data keluarga yang tercatat.
- Penerbitan KK baru:
- Jika kepala keluarga tidak ikut pindah, KK akan diterbitkan dengan nomor yang tetap, hanya anggota keluarga yang pindah yang tidak tercantum.
- Jika kepala keluarga ikut pindah dan anggota lainnya tidak, KK baru dengan nomor berbeda akan diterbitkan dengan Kepala Keluarga yang berbeda.
- Menyertakan surat pernyataan bersedia menjadi wali dan Surat Kuasa Pengasuhan Anak dari orangtua atau wali.
- Pemohon tidak perlu menyerahkan e-KTP atau KIA, karena dokumen tersebut akan ditarik di kantor Dukcapil daerah tujuan.
- Tunggu SKPWNI dari petugas Dukcapil di daerah asal.
- Di kantor Dukcapil daerah tujuan:
- Setelah mendapatkan SKPWNI, kunjungi kantor Dukcapil di daerah tujuan untuk melanjutkan prosedur pindah KK.
- Serahkan SKPWNI kepada petugas Dukcapil.
- Lampirkan berkas tambahan, yaitu surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik rumah jika menumpang KK, menyewa rumah, atau tinggal di kontrakan.
- Pemohon di bawah 17 tahun yang menumpang ke KK lain, melengkapi surat pernyataan bersedia menerima sebagai anggota keluarga dari kepala keluarga KK yang ditumpangi dan surat kuasa pengasuhan anak dari orangtua atau wali.
- Serahkan e-KTP dan KIA dengan alamat lama untuk diterbitkan dokumen dengan alamat yang baru.
- Di kantor Dukcapil daerah asal:
-
Jika pemohon sudah menetap di daerah tujuan dan belum mengurus pindah KK di daerah asal:
- Kunjungi kantor Dukcapil di daerah tujuan.
- Bawa fotocopy KK, e-KTP, surat pernyataan atau surat penugasan dari orangtua atau wali, dan KIA.
- Pengurusan SKPWNI akan dibantu oleh petugas Dukcapil di daerah tujuan yang akan menghubungi Dukcapil daerah asal melalui surat elektronik atau media elektronik lainnya.
Mengetahui syarat dan prosedur pindah KK sangat penting untuk memastikan proses administrasi berjalan lancar dan tanpa masalah. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda dapat menghindari kesalahan yang dapat memperlambat proses dan mengurus perpindahan domisili dengan lebih efisien.
Pastikan semua persyaratan dipenuhi untuk mempermudah pengurusan KK di kantor Dukcapil, baik di daerah asal maupun tujuan, sehingga segala urusan administrasi Anda tetap terkelola dengan baik.

