Tips Dan Cara Membuat Portofolio Yang Menarik
Portofolio kerja merupakan data-data kita yang menampilkan hasil kerja atau kemampuan yang kita miliki. Portofolio harus kita buat dengan maksimal untuk melamar kerja nantinya, karena akan dinilai dan dilihat oleh perekrut.
Portofolio menjadi dokumentasi suatu perkembangan kemampuan dan pekerjaan yang telah kita capai lho, Ia menjadi bukti performamu dalam bidang tertentu.
Portofolio juga bisa dalam bentuk offline maupun online. Sekarang, portofolio online merupakan pilihan yang lebih dimintati karena portofolio online dapat dibagikan dimanapun dan kepada siapapun. Dengan fitur edit canggih di internet, kita bisa mengubah dan menambahkan konten, gambar, video, teks kapanpun.
Manfaat membuat portofolio kerja sebagai berikut:
-
Mendokumentasikan hasil karya/proyek yang pernah dilakukan
-
Sebagai personal branding diri sendiri
-
Peluang untuk mendapatkan klien
-
Tampil lebih menonjol dibanding kandidat pelamar lain
-
Eksplorasi kreativitas
Berikut Tips Dan Cara Membuat Portofolio:
-
Tentukan Dan Bangun Desain Portofoliomu
tentukan terlebih dahulu kontennya, kalian ingin portofolio tersebut berisikan karya apa saja. Setelah itu color pallete dan desain seperti apa yang ingin digunakan. Kemudian, susunlah strukturnya dan buat menjadi daftar isi. Untuk membuat portofolio juga harus sesuai dengan posisi yang kamu lamar.
-
Tulis Data Dan Deskripsi Diri
Isi dengan nama lengkap, kontak seperti e-mail dan nomor telepon, dan sosial media jika ada. Deskripsi diri bisa kalian jelaskan secara singkat tentang kalian. Kalian juga bisa cantumkan skill yang relevan.
-
Gunakan Media Digital
Portofolio yang dibuat di website pribadi akan mempermudah kamu dalam membagikannya ke rekruter atau calon klien. Jika kalian tidak memiliki uang atau waktu untuk membuat website pribadi, bahkan media sosial seperti Instagram dan LinkedIn juga dapat digunakan untuk membagikan portofolio.
-
Kumpulkan Hasil Kerja
Kumpulkanlah semua hasil kerja kalian yang relevan dengan bidang karier yang ingin kamu tempuh. Contohnya, jika kamu tertarik karier dalam bidang kepenulisan, maka kumpulkan karya berupa tulisanmu yang pernah kamu buat.
-
Susun Portofolio Dengan Terstruktur
Susunlah portofolio kamu dengan tepat agar mudah dipahami. Membuat portofolio dengan sedikit desain memang cukup menarik perhatian, tetapi usahakan desainnya tidak berantakan. Susunan yang disarankan adalah cover, daftar isi, ringkasan diri, ringkasan pengalaman dan skill, isi portofolio, dan informasi kontak.
-
Gunakan Bahasa Sederhana
Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, hindari penggunaan bahasa yang rumit.
-
Perbarui dan Tingkatkan Terus-Menerus
Portofolio kerja adalah sesuatu yang harus diperbarui secara terua-menerua. Tambahkan proyek terbaru yang dikerjakan dan hapus yang sudah tidak relevan.
-
Buat Kesan Pertama Yang Kuat
buatlah klien memiliki gambaran jelas saat pertama kali melihat karya kalian. Gambaran jelas ini seperti style gambar, fokus, dan juga spesialisasi desain kalian. Jika kalian membuat portoflio di dalam website, kalian harus menampilkan dengan jelas siapa diri dan kemampuan kalian.



