Gejala Varian Nimbus Covid-19: Apa yang Berbeda dari Varian Lain
Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Kini muncul varian baru bernama Nimbus (NB.1.8.1) yang menyebar cepat di banyak negara, termasuk Asia dan Amerika Serikat. Varian ini menarik perhatian karena gejalanya yang unik dan berbeda dari varian sebelumnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali ciri-ciri infeksi varian Nimbus agar bisa lebih waspada dan cepat mengambil tindakan.
Apa Itu Varian Nimbus (NB.1.8.1)
Varian Nimbus (NB.1.8.1) adalah turunan varian Omicron yang menyebar cepat di berbagai negara sejak awal 2025. Varian ini memiliki mutasi pada protein spike yang meningkatkan kemampuan penularan dan mengurangi efektivitas antibodi dari vaksin atau infeksi sebelumnya. WHO mengklasifikasikan Nimbus sebagai Variant Under Monitoring (VUM) karena penyebarannya yang signifikan. Gejalanya mirip varian lain, tapi dengan sakit tenggorokan parah, kelelahan berat, dan gangguan pencernaan yang lebih menonjol. Meskipun menular cepat, tingkat keparahannya relatif rendah terutama bagi yang sudah divaksinasi.
Perbandingan Gejala Nimbus dengan Varian Covid-19 Sebelumnya
-
Sakit Tenggorokan
Varian Nimbus menimbulkan sakit tenggorokan yang sangat parah dan tajam, sering digambarkan seperti tertusuk pecahan kaca atau disayat silet, terutama di bagian belakang tenggorokan. Rasa sakit ini membuat sulit menelan dan berbicara. Sedangkan pada varian Covid-19 sebelumnya, sakit tenggorokan biasanya ringan hingga sedang dan tidak separah ini.
-
Kelelahan
Kelelahan yang dialami pada varian Nimbus cenderung lebih ekstrem dan berkepanjangan. Pasien merasa sangat lemas dan kehilangan energi untuk aktivitas sehari-hari. Pada varian sebelumnya, kelelahan memang umum terjadi, tetapi intensitasnya bervariasi dan biasanya tidak separah pada Nimbus.
-
Batuk
Batuk pada varian Nimbus umumnya ringan dan tidak terlalu mengganggu. Ini berbeda dengan beberapa varian sebelumnya yang bisa menyebabkan batuk lebih berat dan terus-menerus.
-
Gangguan Pencernaan
Varian Nimbus sering disertai gejala pencernaan yang tidak umum pada varian sebelumnya, seperti mual, muntah, diare, sembelit, perut kembung, dan nyeri ulu hati. Varian Covid-19 sebelumnya jarang menimbulkan gejala gastrointestinal yang signifikan.
-
Demam
Demam yang muncul pada varian Nimbus biasanya ringan hingga sedang. Ini mirip dengan varian sebelumnya, meskipun pada beberapa varian lama demam bisa lebih tinggi dan berlangsung lebih lama.
-
Hidung Tersumbat atau Meler
Gejala hidung tersumbat atau meler juga ditemukan pada varian Nimbus, sama seperti pada varian-varian sebelumnya. Namun, intensitasnya bisa berbeda-beda pada tiap orang.
-
Nyeri Otot
Nyeri otot atau pegal-pegal juga merupakan gejala yang muncul pada varian Nimbus dan varian sebelumnya. Namun, pada Nimbus nyeri otot ini sering kali disertai dengan kelelahan berat.
-
Gejala Tambahan Lainnya
Pada varian Nimbus, beberapa pasien juga melaporkan kemerahan di bagian belakang mulut dan pembengkakan kelenjar leher, gejala yang kurang umum pada varian sebelumnya. Selain itu, kehilangan atau perubahan indra penciuman dan perasa masih bisa terjadi, tetapi tidak selalu dominan pada Nimbus

