Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar seminar dan penandatanganan nota kesepakatan (MoA) dengan Prodi BK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan digelar, Sabtu (22/7) di Auditorium UMSU Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan.

Berdasarkan laporan dari ketua panitia sekaligus ketua prodi BK UMSU, M. Fauzi Hasibuan S.Pd, M.Pd., kegiatan ini diselenggarakan sebagai implementasi dari pogram kerja program studi. Tujuannya menambah keterampilan guru dan calon guru BK dalam memaksimalkan fungsi pencegahan,pengetasan, pengembangan dalam bimbingan konseling terkhusus pengembangan karir siswa di sekolah baik di SMP maupun SMA.

“Bimbingan konseling ini berkaitan dengan pengembangan karir, kalau diamati tayangan di media sosial, maka siswa banyak sekali persoalan seperti perundungan hingga kekerasan. Bahkan guru hampir tidak bisa memberikan pemahaman, oleh karena itu di sinilah perlunya peran guru BK untuk memberikan pemahaman yang baik kepada peserta didik,” ujar Wakil Rektor 1 UMSU.

“Kalau kita bicara tentang guru BK, maka tugasnya mengatasi kesulitan siswa tapi perannya jauh dari itu. Di kurikulum merdeka, guru BK berperan pembimbing karir, sosial bahkan pribadi. Kami berharap seminar ini berjalan dengan baik dan membawa manfaat kepada mahasiswa untuk terjun sebagai guru BK nantinya,” ujar Dekan FKIP UMSU.
Turut berhadir Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provsu, Dr. M. Basir Hasibuan, M.Pd, Sekpro BK UMSU Sri Ngayomi Yudha Wastuti, M.Psi. Psikolog serta Ketua Prodi BK Se-Sumut.


