Tim Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan sosialisasi pentingnya melanjutkan Pendidikan tinggi di 250 sekolah di Sumatera Utara dan Aceh. Untuk Kota Medan dan Deli Serdang diberi kesempatan menjadi pembina Upacara di sekolah di 60 sekolah SMA, dan SMK negeri dan swasta se Kota Medan pada 13 dan 20 Januari 2025.
Selain itu, juga diberi kesempatan meniad Pembina Upacara pada tanggal 3, 10 dan 17 Februari 2025 di 14 SMA, dan SMK negeri dan swasta di Kabupaten Deli Serdang. Demikian disampaikan Kepala UPT Promosi UMSU, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd didampingi Sekretaris Muhammad Arifin Lubis, Senin (20/1).
Muhammad Arifin menjelaskan, tim UMSU turun di 250 sekolah yang tersebara di Sumatera Utara dan Aceh. Dalam sosialisasinya tim UMSU juga diminta menjadi pembina upacara di sejumlah sekolah. Untuk di Medan dan Deli Serdang, UMSU melalui UPT Promosi telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara dalam hal ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Yafizman Parinduri, S.Sos, M.AP. Kehadiran tim UMSU bertujuan untuk silaturahmi dan memberikan motivasi kepada peserta didik khususnya kelas XII terkait pentingnya melanjutkan Pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, selain menjadi pembina upacara. Tim UMSU juga bertemu dalam satu ruangan atau lapangan di sekolah-sekolah,” katanya.
Dr. Cut Novita Srikandi, M.Hum mengatakan sangat senang luar biasa dan bangga karena baru pertam akali mewakili UMSU menjadi pembina upacara di sekolah. Dia menyampaikan pidato mengenai “internasionalisasi Bahasa Indonesia” yang menjadi salah satu focus program kerja sama Kemendikdasmen di hadapan para guru dan siswa SMK serta dapat memperkenalkan UMSU sebagai satu-satunya kampus di Sumut yang menggalakkan internasionalsiasi Bahasa Indonesia di dunia Pendidikan.
Sementara Nurhilmiyah, S.H., M.H, menjadi pembina upacara di SMA Negeri 8 Medan. Dia menyampaikan 5 tips memilih perguruan tinggi. Sedangkan Ketua Pusat Bahasa UMSU, Muhammad Rafi’I, MA Bersama Khairun Nissa, M.Tesol alumni Monash University Jurusan TESOL (Teaching English to Speaker of Other Language), Australia yang juga alumni SMAN 3 Medan menjadi pembina upacara di almamaternya.
Dalam pidatonya, dosen FKIP ini menyampaikan bahwa dalam hidup harus memiliki tujuan dan harus mencapainay dengan tahap demi tahap, memiliki kesadaran diri akan potensi yang dimilih serta mampu menempatkan diri pada lingkungan. Dalam moment special yang berlangsung selama upacara, para siswa menunjukkan antusias yang luar biasa.
“Mereka tidak hanya mendengarkan penuh semangat tapi berani tampil dan berbicara dalam Bahasa Inggris. Tak kalah semangat, kepala sekolah beserta para guru menyambut positif kunjungan ini dan mengungkapkan keinginan kuat untuk berkolaborasi dalam bidang kebahasaan khususnya Bahasa Inggris.

