Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Yudisium dan Pengangkatan Sumpah Dokter Angkatan 43 serta Janji Dokter Muda Angkatan 32 di Auditorium UMSU, Sabtu (27/9).
Berdasarkan Surat Keputusan Dekan FKIK UMSU, sebanyak 44 mahasiswa program profesi dokter dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar dokter, sementara 121 mahasiswa program pendidikan dokter resmi mengucapkan janji dokter muda.
Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor 1 UMSU, Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah diyudisium dan mengucap sumpah dokter.Pada kesempasmemberi motivasi agar lulusan tidak terlena dengan capaian akademik.
“IPK 3,95 itu mendekati sempurna, luar biasa. Tetapi ingat, masyarakat tidak akan bertanya berapa IPK Anda, melainkan bagaimana pelayanan yang Anda berikan,” ujarnya
Dia juga menekankan pentingnya menjaga moralitas di tengah godaan profesi.
“Hati-hati dengan godaan finansial, seperti praktik aborsi ilegal atau tindakan yang melanggar etika. Jaga nama baik almamater dan perjuangkan nilai-nilai Islam Kemuhammadiyahan sebagai benteng moral,” pesannya.Prof. Arifin menjelaskan bahwa FKIK UMSU juga sudah mendapatkan izin program pendidikan Dokter Bedah dan dilibatkan dalam akselerasi percepatan program studi spesialis di Kemenristekdikti.
Sebelumnya, Dekan FKIK UMSU dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT (K) menekankan agar lulusan menjaga integritas dan mengamalkan nilai Islami di tengah masyarakat serta mengingatkan bahwa profesi dokter penuh tanggung jawab.
“Ketika menjadi dokter, ada rasa tanggung jawab besar kepada diri sendiri, pasien, dan institusi tempat bekerja. Jagalah nama baik almamater karena satu tindakan tidak terpuji dapat mencoreng citra seluruh alumni,” tegasnya

Dekan FKIK itu juga memberi pesan agar lulusan terus belajar sepanjang hayat.
“Meskipun IPK tinggi, jangan berpuas diri. Perjalanan masih panjang. Internship akan menguji kesiapan Anda, dan masyarakatlah yang menjadi guru sejati,” pesannya.
Pada kesempatan ini, Direktur RSUD Dr. H. Amri Tambunan Lubuk Pakam sebagai rumah sakit jejaring, Dr. Hanif Fahri, Sp.KJ turut memberikan sambutan. Dia menegaskan rumah sakit jejaring siap membimbing para dokter baru agar menjadi tenaga medis yang profesional.“Kami siap mendidik mereka menjadi generasi terbaik dengan standar mutu yang telah terakreditasi,” ujarnya
.
Terakhir, Mewakili lulusan, dr. Zulfikar Pulungan menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mereka menempuh pendidikan.
“Pencapaian ini bukan hanya hasil usaha kami sendiri, tetapi juga berkat doa orang tua, bimbingan dosen, dan pengalaman dari para pasien yang menjadi guru sejati kami,” ungkapnya penuh haru.

Sejumlah dokter baru mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hampir sempurna, di antaranya Dr. Alvi Aul Nasution, Dr. Bahdi Mandala Putra Harahap, dan Dr. Hanif Alhairi dengan IPK 3,98.

