Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor I, Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum membuka langsung pengajian rutin Ramadan 1447 Hijriyah, pada Senin (23/2) di Masjid Taqwa UMSU Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan.

Selain itu, Masjid Taqwa UMSU juga memiliki program program pekanan yaitu cahaya senja, yang diikuti 100 mahasiswa, buka puasa senin kamis yang disediakan takjil, Jum’qt berkah, kajian ba’da dzuhur setiap hari Selasa dan Kamis.
Minggu pertama, ceramah diisi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A dengan tema “Memaknai Bayani, Burhani dan Irfani”.
Dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas, Dosen, sivitas akademika hingga mahasiswa UMSU.

“Mari ikuti secara maksimal, kita sisihkan waktu untuk mendengarkan pengajian ini, mudah-mudahan memberikan nilai yang bermanfaat. Kita harapkan pimpinan fakultas, prodi dan tendik wajib ikut kegiatan ini,” ujarnya.
Kemudian, pengajian dilanjutkan dengan ceramah singkat Ketua PWM Prof. Hasyimsyah dipandu oleh Wakil Dekan I Fakultas Hukum Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, S.H., M.H. Ketua PWM menjelaskan makna Bayani, Burhani dan Irfan.
“Bayani, burhani dan irfani semuanya itu berakhira i dan artinya sifat. Bayani itu artinya jelas, sudah sangat jelas Al-Qur’an dan hadist itu menjadi rujukkan dalam islam,” paparnya.
Menurut Prof. Hasyimsyah sebelum pada ke Irfani, perlu memahami bahwa bayani itu sesuatu yang jelas yang digunakan untuk memahami itu. Jadi, jika ada orang yang ingin tau persis Al-Qur’an dengan jelas itu seperti memahami dirinya.
Sebelumnya juga telah dilakukan gerakkan amal shaleh oleh Ketua Prodi PIAUD FAI Dr. Muhammad Ruslan, M.Pd dan terkumpul dana sejumlah Rp2.000.000.
Pengajian rutin Ramadan ini ditutup dengan sesi tanya jawab.


