Cara Atasi Modus Penipuan Online Pengguna E-Wallet
Di era transaksi digital yang kian merajalela di Indonesia, dengan nilai e-wallet mencapai Rp 500 triliun pada 2025 menurut Bank Indonesia, modus penipuan online seperti phishing SMS palsu, QRIS fiktif, dan akun merchant bodong semakin mengintai jutaan pengguna, menyebabkan kerugian hingga Rp 10 triliun per tahun berdasarkan laporan OJK dan Polri, terutama saat promo besar seperti akhir tahun atau libur Nataru.
Kasus ini sering menjebak masyarakat awam melalui taktik canggih seperti deepfake voice call atau link undangan transfer yang menguras saldo secara instan, sehingga menimbulkan dampak finansial berat bagi keluarga kecil hingga pelaku usaha mikro.
Oleh karena itu, memahami cara atasi penipuan e-wallet melalui verifikasi PIN ganda, pengaturan limit transaksi, pelaporan cepat via aplikasi resmi, serta kampanye literasi dari pemerintah seperti Strategi Nasional Keuangan Inklusif menjadi kunci untuk melindungi aset digital pribadi, sejalan dengan komitmen BI dan OJK dalam menjaga ekosistem pembayaran non-tunai yang aman dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Langkah-Langkah menggunakan Fitur Scam Checker di Aplikasi DANA
1. Buka Aplikasi DANA
- Buka aplikasi DANA dan log in ke akun Anda dengan menggunakan kredensial yang benar.
2. Gunakan Fitur Scam Checker
- Setelah masuk ke aplikasi, carilah menu DANA Protection. Di sini, Anda akan menemukan fitur Scam Checker/Cek Risiko Penipuan. Anda bisa menggunakannya untuk memverifikasi nomor telepon, tautan, atau bahkan akun media sosial mencurigakan yang mengaku dari DANA.
- Scam Checker akan memproses dan memberikan informasi apakah nomor tersebut berasal dari DANA atau bukan. Sehingga, jika ada yang menghubungi Anda dengan mengatasnamakan DANA, Anda bisa cek keaslian nomor tersebut.
- Penting untuk selalu menjaga rasa aman saat bertransaksi sehingga semakin penting memilih fitur yang bisa memberi perlindungan ekstra dari risiko digital. Yuk, bertransaksi dengan aman & nyaman pakai DANA!














