Cara Ikut Cek Kesehatan Gratis Bagi yang Berulang Tahun
Program cek kesehatan gratis bagi yang berulang tahun merupakan inisiatif pemerintah atau pihak swasta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
Program ini bertujuan untuk mendorong deteksi dini masalah kesehatan sekaligus memberikan apresiasi kepada masyarakat di hari spesial mereka. Dengan memanfaatkan momen ulang tahun, program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara proaktif.
Cek kesehatan gratis ini biasanya mencakup pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, yang dapat diakses dengan mudah melalui fasilitas kesehatan terdaftar.
Cara Mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Untuk mengakses layanan ini, unduh dan daftarkan diri melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Setelah berhasil, pengguna akan menerima tiket pemeriksaan kesehatan gratis yang bisa digunakan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Notifikasi pengingat akan dikirim pada H-30, H-7, H-1, dan hari ulang tahun. Tujuh hari sebelum ulang tahun, peserta wajib mengisi kuesioner skrining kesehatan di aplikasi. Pemeriksaan dapat dilakukan di puskesmas atau klinik mitra BPJS Kesehatan, berlaku maksimal 30 hari setelah ulang tahun (H+30).
Syarat Mengikuti Program CKG
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025, berikut persyaratan untuk mendapatkan layanan ini:
- Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan.
- Memiliki aplikasi SATUSEHAT Mobile untuk mendapatkan tiket pemeriksaan.
- Pemeriksaan berlaku maksimal 30 hari setelah tanggal ulang tahun.
- Bayi baru lahir harus menjalani pemeriksaan dalam 24 jam hingga 2 hari setelah persalinan.
- Membawa dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), atau Kartu Identitas Anak (KIA).
- Balita dan anak prasekolah wajib membawa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
- Memiliki tiket pemeriksaan yang diperoleh dari aplikasi Satu Sehat Mobile atau WhatsApp
- Mengisi kuesioner skrining kesehatan sebelum pemeriksaan.
Fokus Utama Program Cek Kesehatan Gratis
1. Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun
Dimulai 10 Februari 2025. Ditunjukan bagi anak usia 0-6 tahun serta masyarakat usia 18 tahun ke atas. Pemeriksaan dilakukan di Puskesmas dan klinik yang telah bekerja sama dengan BPJS. Berlaku dalam kurun waktu 30 hari setelah ulang tahun.
2. Cek Kesehatan Gratis Sekolah
Dimulai Juli 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sasarannya adalah anak usia 7-17 tahun di sekolah-sekolah.
3. Cek Kesehatan Gratis Khusus untuk Ibu Hamil dan Balita
Pemeriksaan dilaksanakan di Puskesmas dan Posyandu. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala tanpa biaya.
Jenis Pemeriksaan Program Cek Kesehatan Gratis
Program ini mencakup berbagai jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan kategori usia peserta, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Berikut rincian pemeriksaannya:
1. Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir
- Skrining hormon tiroid dan adrenal.
- Deteksi kelainan enzim darah (G6PD).
- Pemeriksaan penyakit jantung bawaan (PJB).
- Deteksi gangguan pada saluran empedu.
2. Pemeriksaan pada Balita dan Anak Prasekolah
- Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan.
- Deteksi tuberkulosis, gangguan pendengaran dan penglihatan.
- Pemeriksaan gigi dan deteksi talasemia (mulai usia 2 tahun).
- Skrining gula darah untuk mencegah diabetes (mulai usia 2 tahun).
3. Pemeriksaan kesehatan pada Dewasa
Pemeriksaan kesehatan pada dewasa dibagi ke dalam 7 macam.
a. Kardiovaskular
- Merokok
- Tingkat aktivitas fisik
- Status gizi
- Gigi
- Tekanan darah
- Gula darah
- Risiko stroke (mulai usia 40 tahun)
- Risiko jantung (mulai usia 40 tahun)
- Fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun)
b. Paru
- Tuberkulosis
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun)
c. Kanker
- Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun)
- Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun)
- Kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun)
- Kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun
d. Fungsi indra
- Mata
- Telinga
e. Kesehatan jiwa
f. Hati
- Hepatitis B
- Hepatitis C
- Fibrosis/sirosis hati
g. Calon pengantin
- Anemia (hanya pada perempuan)
- Sifilis
- HIV
4. Pemeriksaan Kesehatan pada Lanjut Usia (Lansia)
a. Geriatri
b. Kardiovaskular
- Merokok
- Tingkat aktivitas fisik
- Status gizi
- Gigi
- Tekanan darah
- Gula darah
- Risiko stroke (mulai usia 40 tahun)
- Risiko jantung (mulai usia 40 tahun)
- Fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun)
c. Paru
- Tuberkulosis
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun)
d. Kanker
- Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun)
- Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun)
- Kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun)
- Kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun
e. Fungsi indra
- Mata
- Telinga
f. Kesehatan jiwa
g. Hati
- Hepatitis B
- Hepatitis C
- Fibrosis/sirosis hati
Cara Mendaftar Program CKG
Pemerintah menyediakan dua metode pendaftaran agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan ini:
Melalui Aplikasi SATUSEHAT Mobile
- Unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile di App Store atau Play Store.
- Lengkapi data diri dan pilih menu Cek Kesehatan Gratis (CKG).
- Pilih fitur cek kesehatan dan tanggal pemeriksaan (maksimal H+30 setelah ulang tahun).
- Aplikasi juga memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan anggota keluarga atau anak.
Melalui WhatsApp
Kirim pesan ke nomor 081110500567.
- Ikuti panduan dari chatbot untuk menyelesaikan pendaftaran.
- Bagi bayi baru lahir, pendaftaran dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).
Persiapan Sebelum Pemeriksaan
Sebelum mendatangi fasilitas kesehatan, peserta perlu mempersiapkan beberapa hal berikut:
- Identitas diri (KTP/KIA/KK).
- Buku Kesehatan Ibu dan Anak (bagi balita).
- Tiket pemeriksaan dari aplikasi SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp.
- Hasil pengisian kuesioner skrining mandiri.
Puasa selama 8-10 jam bagi peserta berusia di atas 40 tahun yang memiliki riwayat hipertensi atau diabetes melitus (DM), kecuali minum air putih.














