Cara Update Data Keluarga Agar Tetap Dapat PKH
Agar dapat terus memperoleh manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH), pembaruan data keluarga menjadi langkah yang sangat penting, terutama di tengah dinamika perubahan ekonomi, domisili, maupun kondisi anggota keluarga.
Sering kali penerima PKH harus melakukan update data ketika terjadi perubahan seperti pindah tempat tinggal, penambahan atau pengurangan anggota keluarga, atau adanya kesalahan data identitas seperti NIK dan nama.
Jika data tidak diperbarui, hak untuk menerima bantuan dapat terancam dicabut karena sistem penyaluran bansos kini semakin terintegrasi dengan basis data digital yang menuntut keakuratan dan keterkinian informasi.
Untuk itu, masyarakat diminta aktif memperbarui data melalui kantor desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi daring resmi pemerintah guna memastikan bantuan tetap tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan penerima di tahun 2025.
Cara Update Data Keluarga untuk Dapat PKH
- Datangi kantor desa/kelurahan atau RT/RW setempat
- Bawa KTP, KK, dan dokumen pendukung lainnya
- Sampaikan maksud untuk memperbarui data DTKS
- Petugas akan menginput data melalui aplikasi SIKS-NG
- Tunggu proses verifikasi dan validasi dari Dinas Sosial
Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos Kemensos
Sementara bagi masyarakat yang merasa berhak mendapat bantuan ini namun tidak terdaftar, segera daftarkan diri di cek bansos PKH. Berikut ini adalah cara daftar PKH yang bisa kamu lakukan menggunakan HP:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di HP seperti yang dilakukan pada tahap 1 cara cek bansos PKH
- Masuk ke “Daftar usulan”
- Klik “Tambah Usulan”
- Isi data diri yang ingin diusulkan PKH, kemudian pilih jenis bansos PKH
- Setelah langkah-langkah di atas, tunggu proses verifikasi dan validasi
Jika berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang bersangkutan sudah benar berhak mendapatkan bansos, ke depan penerima akan menerima pencairan bantuan.
Cara Cek Penerima Bansos PKH
- Buka browser di smartphone, kemudian kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data-data terkait dengan wilayah tempat tinggal individu yang ingin diperiksa. Data ini terdiri dari provinsi, kabupaten, kecamatan, serta desa/kelurahan.
- Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan ejaan di KTP.
- Masukkan kode captcha yang tertera. Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu hingga aplikasi menampilkan informasi terkait dengan penerima bantuan PKH.
Sebagai catatan, sistem Cek Bansos Kemensos ini akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang diisi. Karenanya pengisian sendiri harus sesuai dengan KTP dan lokasi penerima.
Besaran Bansos PKH yang Dicairkan
Besaran dana bansos PKH disesuaikan dengan komponen yang terdaftar, seperti komponen kesehatan untuk ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun masing-masing Rp 750.000 per tahap (3 bulan). Komponen pendidikan memberikan Rp 225.000 untuk SD, Rp 375.000 untuk SMP, dan Rp 500.000 untuk SMA per tahap.
Komponen kesejahteraan sosial untuk penyandang disabilitas berat dan lansia 70 tahun ke atas masing-masing Rp 600.000 per tahap. Sedangkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp 200.000 per KPM per bulan disalurkan tunai atau non tunai melalui Bank/Pos.
KPM program sembako juga dapat menerima bantuan sosial lain dari Kemensos dengan penyaluran sesuai periode atau kebijakan pemerintah, yang dapat bersamaan dengan bansos lainnya.














