Jadwal Pencairan Bansos April 2026 dan Cek Status Penerimanya
Program Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, termasuk PKH, BPNT, BST, dan BLT-DD, terus menjadi penopang ekonomi bagi puluhan juta keluarga prasejahtera dengan anggaran tahunan mencapai Rp 400 triliun lebih berdasarkan APBN 2026, di mana pencairan bulanan dirancang untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pasca-inflasi dan bencana alam, sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017 tentang Kemensos serta integrasi data DTKS melalui platform CekBansos.kemensos.go.id.
Pada April 2026, jadwal pencairan dijadwalkan mulai tanggal 10 hingga 25 melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, dan Mandiri atau e-wallet LinkAja serta aplikasi Sembako, namun sering kali penerima mengalami keterlambatan akibat verifikasi ulang atau perubahan data, sehingga pengecekan status secara real-time via situs resmi, SMS gateway *816#, atau aplikasi Cek Bansos menjadi esensial untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat waktu bagi 18,8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di seluruh Indonesia.
Jadwal Pencairan Bansos April 2026
Pencairan bansos PKH dan Program Sembako kemungkinan mulai disalurkan setelah tanggal 10 April 2026. Hal ini berdasarkan jadwal penerimaan DTSEN oleh Kemensos dari BPS.
1. PKH
PKH merupakan bantuan sosial berupa uang tunai yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan. Program ini memiliki sasaran penerima yang terbagi ke dalam beberapa kategori tertentu.
Melalui laman resmi Kemensos, penyaluran bansos PKH dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali. Dengan demikian, bantuan ini dicairkan sebanyak empat kali dalam setahun dengan rincian sebagai berikut:
- Penyaluran pertama: Januari-Maret
- Penyaluran kedua: April-Juni
- Penyaluran ketiga: Juli-September
- Penyaluran keempat: Oktober-Desember
Adapun nominal bansos PKH berbeda pada setiap kategori kepesertaannya. Berikut rincian lengkap untuk masing-masing kategorinya:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
- Anak usia 0-6 tahun: Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
- Anak SD: Rp 225.000/tahap atau Rp 900.000/tahun
- Anak SMP: Rp 375.000/tahap atau Rp 1.500.000/tahun
- Anak SMA: Rp 500.000/tahap atau Rp 2.000.000/tahun
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
- Lansia: Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
2. Program Sembako
Program Sembako merupakan bantuan pangan yang dikembangkan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT). Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Program Sembako disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KSS) yang berfungsi sebagai uang elektronik dan/atau tabungan, sekaligus menjadi media resmi penyaluran bansos. Penerima bantuan ini adalah fakir miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Adapun nilai bantuan Program Sembako ditetapkan sebesar Rp 200.000 per Kepala Penerima Manfaat (KPM) per bulan dan disalurkan secara tunai maupun non-tunai melalui bank atau pos penyalur. Jika mengikuti pola tahun sebelumnya, pencairan bansos Program Sembako dilakukan per tahap untuk tiga bulan sekaligus, sehingga setiap KPM berpotensi menerima Rp 600.000 dalam satu kali pencairan.
Berikut pola penyaluran bansos Program Sembako berdasarkan triwulan:
- Triwulan I: Januari-Maret
- Triwulan II: April-Juni
- Triwulan III: Juli-September
- Triwulan IV: Oktober-Desember
Cara Cek Status Penerima Bansos April 2026
Status penerima dan penyaluran bansos April 2026 dapat dicek secara online melalui laman resmi dan aplikasi Cek Bansos yang dikelola Kemensos. Berikut panduan cek status penerima dan penyaluran bansos di portal resmi dan aplikasi Cek Bansos:
1. Laman Resmi Cek Bansos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/;
- Isi data domisili sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan);
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP di kolom “NAMA PM (Penerima Manfaat)”;
- Ketik ulang kode captcha yang muncul;
Anugrah Dwian AndarianugrahdwiEdit Profile
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil;
- Jika terdaftar, laman akan menampilkan status peserta, jenis bantuan, dan status penyaluran.
2. Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store;
- Jika belum punya akun, pilih “Buat Akun Baru” dan isi data diri lengkap dan buat username serta password;
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat;
- Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos”;
- Masukkan data domisili sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan) dan nama lengkap;
- Klik “Cari Data”, sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian.














