Berapa Lama BPJS Ketenagakerjaan Bisa Cair Tanpa Resign? Cek Infonya di Sini
Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif bekerja ternyata dapat mengajukan pencairan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa harus resign terlebih dahulu, sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, lama proses pencairan saldo JHT berbeda-beda dan bergantung pada jumlah saldo serta kelengkapan dokumen yang diajukan.
Berdasarkan informasi dari BPJS Ketenagakerjaan, pencairan saldo JHT bagi peserta yang masih aktif bekerja umumnya membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 5 hari kerja setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan benar.
Lantas, berapa lama BPJS Ketenagakerjaan bisa cair tanpa resign? Berikut informasi lengkap mengenai waktu pencairan dan cara mengajukan klaim JHT.
Berapa Lama BPJS Ketenagakerjaan Bisa Cair Tanpa Resign?
Waktu pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan ditentukan berdasarkan jumlah saldo yang dimiliki peserta.
Berikut rincian lama pencairannya:
- Saldo JHT di bawah Rp10 juta: proses pencairan maksimal 1 hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap.
- Saldo JHT di atas Rp10 juta: proses pencairan maksimal 5 hari kerja setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap dan benar.
Dengan demikian, secara umum pencairan saldo JHT bagi peserta yang masih aktif bekerja dapat berlangsung antara 1 sampai 5 hari kerja, tergantung jumlah saldo dan kelengkapan dokumen.
Pencairan JHT Tanpa Resign Bisa Lewat Mana?
Peserta yang masih aktif bekerja dapat memilih layanan pencairan sesuai jumlah saldo JHT yang dimiliki.
Ketentuannya sebagai berikut:
- Peserta dengan saldo JHT di bawah Rp10 juta dan sudah melakukan pengkinian data dapat mengajukan klaim melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).
- Peserta dengan saldo JHT di atas Rp10 juta dapat mengajukan klaim melalui kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau layanan Lapak Asik.
Cara Mencairkan Saldo JHT
Terdapat dua cara untuk melakukan proses pencairan saldo JHT, yakni secara langsung melalui kantor cabang atau melalui layanan Lapak Asik.
Cara Mencairkan Saldo JHT di Kantor Cabang
Peserta yang ingin mengajukan pencairan secara langsung dapat mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
Berikut langkah-langkahnya:
- Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
- Membawa dokumen asli yang diperlukan.
- Mengisi formulir pengajuan klaim JHT.
- Mengambil nomor antrean.
- Menunggu hingga nomor antrean dipanggil.
- Mengikuti proses wawancara dengan petugas.
- Menjalani proses verifikasi data.
- Setelah klaim disetujui, dana JHT akan ditransfer ke rekening peserta dalam beberapa hari kerja.
Cara Mencairkan JHT Lewat Lapak Asik
Selain datang langsung ke kantor cabang, peserta juga dapat mengajukan pencairan JHT secara online melalui layanan Lapak Asik.
Berikut cara mengajukan klaim JHT melalui Lapak Asik:
- Buka situs Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan.
- Masukkan data diri yang diminta, seperti NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.
- Unggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan.
- Unggah swafoto (selfie) dan pastikan file dokumen dalam format JPG, JPEG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 6 MB.
- Periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan.
- Klik Simpan.
- Periksa email untuk mengetahui jadwal wawancara daring.
- Ikuti wawancara online untuk proses verifikasi data.
- Tunggu hingga proses klaim selesai.
- Setelah disetujui, dana JHT akan ditransfer ke rekening pribadi peserta.
Apa yang Menentukan Lama Pencairan JHT?
Selain jumlah saldo, kelengkapan dan kebenaran dokumen juga menjadi bagian penting dalam proses pencairan. Batas waktu pencairan dihitung setelah berkas yang diajukan dinyatakan lengkap dan benar.
Karena itu, peserta sebaiknya memastikan seluruh data dan dokumen yang diberikan sudah sesuai agar proses klaim tidak mengalami kendala administrasi.
Kesimpulan
Jadi, berapa lama BPJS Ketenagakerjaan bisa cair tanpa resign? Secara umum, pencairan saldo JHT bagi peserta yang masih aktif bekerja membutuhkan waktu 1 hingga 5 hari kerja setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap dan valid. Saldo di bawah Rp10 juta dapat diproses maksimal 1 hari kerja, sedangkan saldo di atas Rp10 juta membutuhkan waktu maksimal 5 hari kerja.
Pengajuan klaim dapat dilakukan melalui JMO, kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, maupun Lapak Asik, sesuai jumlah saldo dan ketentuan layanan yang berlaku.



