Rabu, Juli 1, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Break Even Point: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya

Max Ki by Max Ki
9 September 2025
in Artikel
0
Break Even Point: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya

Break Even Point: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya

Dalam dunia bisnis dan manajemen, memahami konsep Break Even Point (BEP) sangat penting untuk menentukan kapan sebuah usaha mulai menghasilkan keuntungan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian Break Even Point, rumus yang digunakan, serta cara menghitungnya dengan mudah.

Pengertian Break Even Point

Break Even Point adalah titik dalam bisnis dimana total pendapatan sama dengan total biaya (tetap dan variabel), sehingga tidak ada laba maupun kerugian yang dihasilkan. Dengan kata lain, BEP menunjukkan jumlah produk yang harus dijual agar biaya produksi dan operasional dapat ditutup sepenuhnya.

Memahami BEP membantu pengusaha dalam mengambil keputusan strategi, seperti menentukan harga jual, mengatur biaya, dan merencanakan target penjualan.

Rumus Break Even Point

Secara umum, rumus Break Even Point dapat dihitung dalam satuan unit produk maupun dalam nilai rupiah. Berikut rumus dasar BEP:

  • BEP (unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit)
  • Biaya Tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun jumlah produksi berubah, seperti sewa, gaji tetap, dan listrik.
  • Harga Jual per Unit adalah harga yang ditetapkan untuk setiap produk yang dijual.
  • Biaya Variabel per Unit adalah biaya yang berubah sesuai jumlah produksi, seperti bahan baku dan upah tenaga kerja langsung.

Cara Menghitung Break Even Point

Misalkan sebuah usaha memproduksi tas dengan data berikut:

  • Biaya Tetap = Rp 10.000.000
  • Harga Jual per Unit = Rp 100.000
  • Biaya Variabel per Unit = Rp 60.000
  • Maka, BEP = Rp10.000.000 / (Rp 100.000 – Rp60.000)
    = Rp 10.000.000 / Rp 40.000
    = 250 tas
    Artinya, usaha tersebut harus menjual 250 tas per bulan untuk balik modal.

Dengan memahami pengertian, rumus, dan cara menghitung BEP, pelajar dan pelaku bisnis dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan strategis. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan biaya tetap dan variabel agar perhitungan BEP akurat dan bermanfaat.

Tags: Break Even PointCara Menghitung Break Even PointPengertian Break Even PointRumus Break Even Point
Previous Post

Apa Itu Karya Ilmiah : Pengertian, Jenis dan Ciri-Cirinya

Next Post

Transaksi Tanpa Ribet, Inilah Daftar Negara yang Bisa Pakai QRIS Antar Negara

Next Post
Transaksi Tanpa Ribet, Inilah Daftar Negara yang Bisa Pakai QRIS Antar Negara

Transaksi Tanpa Ribet, Inilah Daftar Negara yang Bisa Pakai QRIS Antar Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Recent News

Kampus Swasta Terbaik di Indonesia untuk Jurusan Agroteknologi Versi QS Asia 2026

Kampus Swasta Terbaik di Indonesia untuk Jurusan Agroteknologi Versi QS Asia 2026

1 Juli 2026
5 Kampus Terbaik di Medan untuk Jurusan Sistem Informasi, Cocok untuk Anak IT

5 Kampus Terbaik di Medan untuk Jurusan Sistem Informasi, Cocok untuk Anak IT

1 Juli 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.