Transaksi Tanpa Ribet, Inilah Daftar Negara yang Bisa Pakai QRIS Antar Negara
Kemajuan dalam teknologi finansial Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Orang Indonesia sekarang dapat bertransaksi dengan mudah tanpa repot-repot menukar mata uang atau membawa uang tunai dalam jumlah besar berkat adopsi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di banyak negara.
Negara-Negara yang Sudah Mendukung QRIS
Hingga Agustus 2025, ada lima negara yang telah mengadopsi sistem pembayaran QRIS, termasuk Indonesia sebagai negara asal. Setiap negara memiliki karakteristik dan perkembangan yang berbeda dalam pengadopsiannya.
Berikut negara yang mendukung sistem Qris:
-
Jepang
Jepang menjadi negara terbaru yang mengadopsi sistem pembayaran QRIS. Peluncuran resmi berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Bank Indonesia, Kementerian Ekonomi Jepang (METI), dan berbagai asosiasi pembayaran Jepang terlibat dalam kerja sama ini.
Pada awal peluncurannya, QRIS Indonesia tersedia di 35 toko di beberapa kota di Jepang. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas jaringan toko untuk memungkinkan lebih banyak bisnis, restoran, dan tempat wisata menggunakan QRIS. -
Thailand
Thailand adalah negara pertama yang mengadopsi sistem QRIS antar negara pada Agustus 2022. Hingga pertengahan 2025, hampir 1 juta transaksi tercatat dengan nilai total Rp437,54 miliar.
Kesuksesan Thailand dan Indonesia dalam kerja sama pembayaran digital membuka jalan bagi negara lain untuk mengikuti jejak mereka. Belanja di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern sekarang tersedia bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Thailand, dan mereka tidak perlu khawatir tentang masalah pertukaran mata uang. -
Malaysia
Malaysia mengadopsi QRIS pada Mei 2023, dan melihat respons pengguna yang luar biasa. Data menunjukkan bahwa hingga 2025, terdapat lebih dari 4,31 juta transaksi yang berhasil diproses, dengan nilai total Rp1,15 triliun, menunjukkan bahwa pengguna Malaysia sangat percaya dan mudah menggunakan QRIS.
Kedekatan geografis dan budaya antara Indonesia dan Malaysia turut mendorong tingginya adopsi QRIS di negara jiran ini. Banyak wisatawan Indonesia yang rutin berkunjung ke Malaysia untuk berbagai keperluan, mulai dari liburan hingga urusan bisnis. -
Singapura
Pada 17 November 2023, Singapura resmi meluncurkan layanan QRIS antar negara. Dengan 238.216 transaksi yang tercatat, senilai sekitar Rp77,06 miliar, pencapaiannya cukup baik, meskipun relatif baru. Wisatawan Indonesia sangat tertarik dengan QRIS karena Singapura adalah pusat bisnis dan pariwisata Asia Tenggara.
Wisatawan Indonesia yang sering ke Singapura, baik untuk liburan, transit, maupun urusan bisnis, sangat menyukai kemudahan menggunakan QRIS. Transaksi menjadi lebih mudah dengan sistem pembayaran yang terintegrasi ini. -
Indonesia
Indonesia menggunakan QRIS sejak 1 Januari 2020. Sistem ini terus berkembang dan berubah. Terobosan terbaru, QRIS Tap berbasis NFC (Near Field Communication) memungkinkan transaksi dengan hanya menempelkan ponsel ke mesin pemindai.
Saat ini, 57 juta orang di Indonesia menggunakan QRIS, menunjukkan adopsi yang luas dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.
Negara yang Akan Bergabung
Bank Indonesia tidak berhenti pada lima negara yang sudah ada. Untuk memperluas jangkauan QRIS secara signifikan, saat ini sedang direncanakan kerja sama pembayaran digital dengan beberapa negara besar lainnya.
Mengingat luasnya pasar dan volume transaksi China, implementasi QRIS di negara ini akan memiliki dampak yang signifikan. Akibatnya, Bank Indonesia dan People’s Bank of China (PBoC) bekerja sama untuk melakukan uji coba QRIS antar negara di China.
India adalah salah satu negara yang diprioritaskan juga, dan forum kerja sama bilateral sedang membahas cara melakukannya. Karena hubungan ekonomi Korea Selatan yang semakin erat, Korea Selatan juga menjadi titik fokus untuk memperluas QRIS.



