Hujan abu vulkanik dapat meninggalkan lapisan debu di atap, halaman, kendaraan, perabotan, dan berbagai bagian rumah. Abu vulkanik juga dapat mengganggu kesehatan apabila terhirup atau mengenai mata dan kulit. Karena itu, masyarakat perlu membersihkan rumah dengan cara yang aman setelah hujan abu.
Cara Membersihkan Rumah Setelah Hujan Abu Vulkanik
Berikut cara membersihkan rumah setelah terkena dampak abuk vulkanik gunung berapi:
Gunakan Masker dan Pelindung Diri
Gunakan masker dan pelindung mata sebelum mulai membersihkan rumah. Pilih masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, KN95, KF94, atau FFP2 jika tersedia. Gunakan pakaian tertutup untuk melindungi kulit dari paparan abu.
Bersihkan Abu di Atap Rumah
Periksa kondisi atap sebelum membersihkannya. Abu vulkanik yang menumpuk dapat menambah beban atap dan meningkatkan risiko kerusakan atau bahkan roboh. BNPB mengimbau masyarakat membersihkan timbunan abu vulkanik yang tebal dari atap rumah.
Jika atap terlihat tidak aman, jangan memaksakan diri untuk naik. Mintalah bantuan tenaga yang lebih berpengalaman atau ikuti arahan petugas setempat.
Bersihkan Halaman dan Teras
Kumpulkan abu secara perlahan agar tidak kembali beterbangan. Hindari tindakan yang membuat abu menyebar ke udara karena partikel tersebut dapat mengganggu saluran pernapasan.
Masukkan abu yang terkumpul ke wadah atau kantong yang sesuai dan ikuti arahan pemerintah daerah mengenai pembuangan material vulkanik.
Bersihkan Lantai dan Permukaan Rumah
Bersihkan permukaan meja, kursi, jendela, pintu, dan lantai secara hati-hati. Gunakan metode yang tidak membuat abu kembali beterbangan.
Setelah membersihkan bagian luar rumah, bersihkan bagian dalam rumah dan tutup kembali pintu serta jendela untuk mengurangi masuknya abu.
Bersihkan Saluran Air
Periksa talang, selokan, dan saluran pembuangan di sekitar rumah. Abu yang menumpuk dapat menghambat aliran air.
Lakukan pembersihan secara berkala, terutama jika hujan abu cukup tebal.
Lindungi Sumber Air Bersih
Amankan tempat penyimpanan air agar tidak tercampur abu vulkanik. BNPB juga mengimbau masyarakat untuk mengamankan sarana air bersih ketika terjadi hujan abu.
Jika sumber air diduga tercemar, ikuti petunjuk dari pemerintah daerah atau petugas kesehatan setempat.
Bersihkan Tubuh Setelah Membersihkan Rumah
Setelah selesai membersihkan rumah, segera bersihkan tubuh dan ganti pakaian. Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa abu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata, dan kulit.
Jika abu masuk ke mata, jangan menguceknya. Bersihkan mata dengan air dan cari pertolongan medis jika iritasi berlanjut.
Apa yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Abu Vulkanik?
Hindari menyapu atau membersihkan abu dengan cara yang membuat debu kembali beterbangan. Jangan melakukan aktivitas di luar rumah jika kondisi masih dipenuhi abu dan pemerintah masih memberikan imbauan untuk membatasi aktivitas.
Jika Anda mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, atau keluhan kesehatan setelah terpapar abu, segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan.



