• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Info Kesehatan
  • Home
  • Kesehatan
  • Info
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Info
No Result
View All Result
Info Kesehatan
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Bahaya Merkuri dalam Skincare: Kenali Risikonya Kesehatan Kulit

nisa by nisa
October 25, 2024
in Kesehatan
0
Bahaya Merkuri dalam Skincare Kenali Risikonya Kesehatan Kulit

Bahaya Merkuri dalam Skincare Kenali Risikonya Kesehatan Kulit

0
SHARES
210
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bahaya Merkuri dalam Skincare: Kenali Risikonya Kesehatan Kulit

Skincare telah menjadi bagian integral dalam rutinitas kebersihan wajah kami. Namun, beberapa produk skincarer modern ternyata mengandung bahan berbahaya bernama merkuri.

Merkuri dalam Skincare Sekarang

Merkuri sering digunakan dalam industri kosmetik karena kemampuannya untuk mencerahkan kulit dengan cepat. Pada Desember 2023, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan daftar produk kosmetik ilegal yang terbukti mengandung merkuri.

BPOM menemukan produk kosmetik ilegal di seluruh Indonesia, di mana 13 di antaranya mengandung merkuri. Produk-produk ini telah ditarik dari peredaran dan dimusnahkan




Bagaimana Merkuri Digunakan dalam Skincare?

  1. Pemutih Kulit

    Merkuri digunakan sebagai agen pemutih kulit karena dapat menghambat produksi melanin, sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat.

  2. Produk Skincare

    Merkuri sering ditemukan dalam produk skincarer seperti sabun pembersih wajah, krim pelembap, dan maskara.

Bahaya Merkuri dalam Skincare

  1. Iritasi Kulit

    Penggunaan merkuri dapat menyebabkan iritasi kulit, ruam, dan perubahan warna kulit. Ini disebabkan oleh senyawa klorida yang akan melepaskan asam klorida, sehingga mengganggu lapisan epidermis kulit.



  2. Kerusakan Ginjal

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa efek samping utama merkuri dalam produk skincare adalah kerusakan ginjal. Paparan merkuri dalam jangka panjang dapat menyebabkan gagal ginjal dan penurunan produksi urine.

  3. Gangguan Saraf

    Merkuri bersifat neurotoksik, yang berarti dapat merusak sistem saraf. Paparan merkuri dapat menyebabkan gangguan saraf ringan hingga berat, seperti tremor, kesulitan berbicara, dan gangguan penglihatan.

  4. Komplikasi Kehamilan

    Merkuri juga berpotensi mengganggu perkembangan otak anak-anak dan bahkan menyebabkan cacat lahir pada bayi. Paparan merkuri selama kehamilan dapat menyebabkan masalah perkembangan pada bayi, seperti keterbelakangan mental dan gangguan belajar.



Tips Melindungi Kulit dari Bahaya Merkuri

  1. Cek Label Produk

    Pastikan label produk tidak mencantumkan senyawa merkuri seperti mercurous chloride, calomel, mercuric, atau mercurio.

  2. Pilih Merek Tepercaya

    Belanja dari merek yang terpercaya dan memiliki reputasi baik untuk menghindari produk nakal yang mengandung merkuri.

  3. Perhatikan Tekstur Kosmetik

    Kosmetik yang mengandung merkuri biasanya memiliki tekstur yang kasar, lengket, dan tidak lembut. Juga, coba rasakan apakah kosmetik tersebut memiliki bau logam yang menyengat.

    Bahaya merkuri dalam skincare patut diwaspadai karena potensi besar merusak kesehatan kulit dan organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, pastikan kamu hanya menggunakan produk skincarer yang aman dan terdaftar resmi BPOM.




Tags: Bagaimana Merkuri Digunakan dalam SkincareBahaya Merkuri dalam Skincare: Kenali Risikonya Kesehatan KulitMerkuri dalam Skincare SekarangTips Melindungi Kulit dari Bahaya Merkuri
Previous Post

Sayuran Pelancar Asi Untuk Ibu Menyusui

Next Post

7 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan dan Kecantikan

Next Post
7 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan dan Kecantikan

7 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan dan Kecantikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • Info
  • Insurance
  • Kesehatan
  • Uncategorized
  • Home
  • Kesehatan
  • Info

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Info

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.