UMSU sebagai pelaksana program Wirausaha Merdeka (WMK) angkatan ke-2 menggelar kegiatan demoday dan expo. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, 28 November – 2 Desember 2023 melibatkan 300 mahasiswa dari berbagai daerah dan 30 tenand usaha di Pelataran Parkir Belakang UMSU.

Pada pembukaan, Wali Kota Medan melalui Bambang Sadewo menyampaikan bahwa wirausahawan menjadi penopang perekonomiaan yang sangat besar bahkan diharapkan mampu menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi nasional.
“UMSU sebagai satu-satunya penyelenggara program Wirausaha Merdeka di Sumatera Utara harus bisa memanfaatkan momen ini untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Apalagi kegiatan ini diiukuti oleh 300 mahasiswa maka dapat dimanfaatkan dalam menjalin jejaring dan Kerjasama,” ujar Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Medan.

Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP menyampaikan bahwa program Wirausaha Merdeka menjadi komitmen UMSU dalam mengembangkan kreativitas, salah satunya pengembangan wirausaha. Program ini juga memberikan dampak bagi pariwisata dan perekonomian di Kota Medan hingga Sumatera Utara.
“Dalam program ini terdapat 120 mahasiswa dari luar provinsi yang belajar selama 1 semester. Program ini dapat meningkatkan perkembangan perekonomian dan hasil produk mahasiswa juga sangat luar biasa bermanfaat tapi sayangnya tidak berkelanjutan,” ujar Rektor UMSU.

Terakhir, Ketua PUSKIBII UMSU Assoc. Prof. Hj. Dewi Andriany, SE.,MM dalam laporannya menyampaikan perguruan tinggi yang terpilih sebagai pelaksanaan WMK di Sumatera hanya ada 3 yaitu UMSU, Universitas Syah Kuala dan Sekolah Tinggi Kutaraja. Demoday dan expo ini menjadi tahapan terakhir dalam program WMK yang harus dilakansakan para peserta untuk membentuk wirausaha yang berjiwa sosial.
Turut hadir pada pembukaan demoday dan expo para mitra UMKM, Pimpinan Fakultas di UMSU da para peserta WMK Angkatan ke-2 tahun 2023.


