Afiliasi Penerbit Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPTIMA) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-III yang resmi dibuka di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jum’at (16/1).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis-Sabtu, 15-17 Januari 2026 dengan agenda utama persidangan yang dilaksanakan di Parapat, Sumatera Utara.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Moh. Mudzakkir. Dia menyampaikan bahwa penerbitan merupakan bagian penting dari DNA Muhammadiyah sejak awal berdirinya.

Dia menegaskan bahwa penerbitan PTMA memiliki tanggung jawab strategis dalam mendokumentasikan dan mendiseminasikan ilmu pengetahuan serta sejarah Muhammadiyah.
“Melalui APPTIMA, kita berharap ada kolaborasi, berbagi praktik terbaik, dan rekomendasi kebijakan yang bisa mendorong penerbitan PTMA lebih berdaya saing,” pungkas Muzakir.
Kemudian, Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, MHum, dalam sambutan selamat datang menyampaikan bahwa UMSU terus berkomitmen mendukung penguatan penerbitan akademik sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi.
“Penerbitan tidak hanya mencetak buku fisik, tetapi juga harus merespons perkembangan e-book dan e-journal agar pengetahuan dapat diakses secara luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua APPTIMA Budi Nugroho, S.I.P, menegaskan bahwa APPTIMA memiliki peran strategis dalam memperkuat gerakan literasi nasional di lingkungan PTMA.
“Gerakan literasi nasional melalui Aptima ini luar biasa. Penerbitan di perguruan tinggi Muhammadiyah bukan sekadar urusan buku, tetapi bagian dari ikhtiar intelektual dan dakwah persyarikatan,” tegasnya.
Menurutnya, Muna APPTIMA menjadi ruang konsolidasi sekaligus regenerasi organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di bidang digitalisasi penerbitan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Munas III sekaligus Kepala Penerbit UMSU Press dan Perpustakaan, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa Munas ini merupakan amanah dari Munas sebelumnya yang digelar di Universitas Ahmad Dahlan pada 2022.
“Munas ketiga ini merupakan amanah yang kami emban sejak Munas kedua di UAD tahun 2022. Alhamdulillah, meskipun sempat mengalami penyesuaian waktu, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik di UMSU,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah dia mengucapkan terima kasih atas kehadiran APPTIMA se-Indonesia. Arifin berharap Munas ketiga APPTIMA di UMSU dan Parapat dapat berjalan lancar.



