Apakah BPUM BRI Masih Ada? Ternyata Ini Bansos yang Tersedia di 2024
BPUM merupakan Bantuan Produktif Usaha Mikro yang disediakan untuk mendukung pemilik UMKM yang terkena dampak COVID-19 agar tetap dapat menjalankan bisnisnya dengan lancar. Selain itu, terdapat bantuan lain dari pemerintah yang diberikan kepada masyarakat yang memerlukan. Berikut adalah daftar bantuannya.
Adakah BPUM BRI masih aktif?
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki telah memberitahu bahwa program hibah BPUM tidak diperlukan lagi setelah pemerintah melihat bahwa UMKM sudah cukup pulih. Namun, jika UMKM mengalami penurunan keuntungan atau kesulitan modal, BLT UMKM masih bisa dilanjutkan.
Jika Anda ingin melihat informasi lebih detail tentang pencairan BPUM melalui BRI, silakan kunjungi halaman eForm BRI CO ID BPUM, namun sejak 2022, tidak ada informasi lebih lanjut dari Pemerintah terkait pencairan BPUM melalui BRI.
Daftar Bansos di Tahun 2024
Meski BPUM BRI tidak tersedia, ada beberapa bantuan lainnya yang bisa didapat oleh masyarakat di tahun 2024. Berikut di antaranya.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH adalah bantuan tahunan yang diberikan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)di Kemensos. PKH bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu, khususnya dalam aspek pendidikan, kesejahteraan, dan pendidikan. Adapun besaran yang diberikan adalah sebagai berikut”
- Balita usia 0-6 tahun, ibu hamil, dan ibu melahirkan: Rp 3.000.000/ tahun
- Lansia dan penyandang disabilitas: Rp 2.400.000/tahun
- Siswa SD, SMP, dan SMA: Mulai dari Rp 900.000-Rp 2.000.000/tahun.
2. BLT Mitigasi Risiko Pangan
BLT Elnino selesai di tahun 2023. Untuk memitigasi risiko kenaikan harga pangan sebagai dampak ketidakpastian global, dilaksanakan BLT Lanjutan penebalan Kartu Sembako/BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Bantuan ini diberikan kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Besaran yang diberikan adalah Rp 200.000/ bulan.
3. Bantuan Pangan Beras
Menurut laman Badan Pangan Nasional, bantuan pangan beras adalah program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog. Bantuan pangan beras di tahun 2024 di salurkan mulai bulan Januari-Maret dan bisa diperpanjang dari April-Juni dengan catatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memungkinkan.
Bantuan Pangan Beras diberikan kepada KPM berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kemenko PMK. Besaran yang diberikan adalah 10 kg/beras/KPM/bulan.
4. Bantuan Sosial Non Tunai
Mengutip laman OJK, Bantuan Sosial Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai yang diberikan pemerintah kepada KPM setiap bulan. Bantuan ini diberikan melalui Kartu Keluarga Sejahtera yang bisa digunakan untuk mengambil bahan pangan ke e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong).
Adapun beberapa contoh dari e-warong yaitu pasar tradisional, warung, toko kelontong, warung desa, Rumah Pangan Kita, agen yang menjual pangan dan usaha eceran lainnya.
Transaksi yang dilakukan mengacu pada saldo yang tersimpan pada chip KKS. Melalui sistem perbankan yang terhubung penyalur bantuan bisa mendapat laporan rinci mengenai jumlah dana yang disalurkan, dana yang ditarik penerima, jumlah dana yang tersisa, hingga jumlah penerima yang belum menarik bantuan pangan tersebut.sama dengan Bank.BPNT diberikan dua bulan sekali dengan besaran Rp 200.000/bulan.
Itulah informasi mengenai BPUM BRI dan beberapa bansos yang tersedia di tahun ini. Untuk mengecek penerima bansos 2024, masyarakat bisa mengakses link cekbansos.kemensos.go.id.














