Cara Cek Penerima Bansos Lewat HP Tanpa Aplikasi
Penyaluran bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) oleh pemerintah bertujuan untuk membantu masyarakat prasejahtera memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama pada masa-masa sulit ekonomi,seiring berkembangnya teknologi.
Kini masyarakat dapat dengan mudah mengecek status penerima bansos langsung melalui HP tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, cukup mengakses situs resmi Kementerian Sosial dan memasukkan data sesuai KTP, sehingga proses pengecekan menjadi lebih praktis, transparan, dan mengurangi kebutuhan datang langsung ke kantor kelurahan atau dinas sosial, serta meminimalisir potensi penipuan atau informasi tidak valid seputar penyaluran bansos.
Cara Cek Penerima Bansos
- Buka browser di smartphone, kemudian kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data-data terkait dengan wilayah tempat tinggal individu yang ingin diperiksa. Data ini terdiri dari provinsi, kabupaten, kecamatan, serta desa/kelurahan.
- Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan ejaan di KTP.
- Masukkan kode captcha yang tertera.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu hingga aplikasi menampilkan informasi terkait dengan penerima bantuan PKH.
Sebagai catatan, sistem Cek Bansos Kemensos ini akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang diisi. Karenanya pengisian sendiri harus sesuai dengan KTP dan lokasi penerima.
Besaran Bansos yang Dicairkan
Besaran dana bansos PKH disesuaikan dengan kategori penerima: ibu hamil dan anak usia dini (0-6 tahun) masing-masing mendapat Rp750.000 per tahap, anak SD Rp225.000, SMP Rp375.000, dan SMA Rp500.000 per tahap; lansia dan penyandang disabilitas berat menerima Rp600.000 per tahap, sementara BPNT diberikan merata Rp200.000 per bulan per KPM, dan pencairan dilakukan setiap tiga bulan sesuai jadwal pemerintah.
Daftar bansos yang sudah tersalurkan
- 8.042.979 KPM PKH (80,43%).
- 15.159.958 KPM Sembako (82,95%).
Daftar bansos yang belum tersalurkan
- 1.945.399 KPM PKH (19,4%) masih dalam proses buka rekening.
- 2.723.515 KPM Sembako (14,9%) masih dalam proses buka rekening.
- 11.622 KPM PKH (0,12%) dan 393.610 KPM Sembako (2,2%) masih dalam proses perbaikan data.














