Syarat dan Cara Cairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Resign
BPJS Ketenagakerjaan memungkinkan pesertanya untuk mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) mereka, bahkan jika mereka masih aktif bekerja. Namun, hanya peserta yang aktif yang dapat mengajukan JHT, dengan opsi pencairan sebagian sebesar 10% atau 30%.
Salah satu penggunaan dana pencairan sebagian 30% adalah untuk membeli rumah secara tunai atau kredit. Sementara sisanya dapat dicairkan setelah peserta berhenti bekerja, meskipun belum pensiun. Pencairan JHT harus memenuhi sejumlah kriteria tertentu yang ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Kriteria Untuk Bisa Mencairkan Saldo JHT
- Usia Pensiun 56 Tahun
- Usia Pensiun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Perusahaan
- Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
- Berhenti usaha Bukan Penerima Upah (BPU)
- Mengundurkan diri
- Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
- Meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya
- Cacat total tetap
- Meninggal dunia
- Klaim Sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) 10%
- Klaim Sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) 30%.
Untuk mencairkan saldo, Anda perlu menyiapkan berbagai dokumen. Simak daftarnya berikut ini:
- Kartu Peserta BPJAMSOSTEK
- E-KTP
- Buku Tabungan
- Kartu Keluarga
- Surat Keterangan Berhenti Bekerja, Surat Pengalaman Kerja, Surat Perjanjian Kerja, atau Surat Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) atau Surat Keterangan Pensiun
- NPWP (jika ada)
Pencairan Saldo JHT
Pencairan dapat dilakukan secara langsung maupun online. Untuk opsi terakhir, Anda bisa melakukannya dengan mengakses portal Lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id. Sebagai catatan, peserta yang mengajukan metode ini adalah yang mencapai usia pensiun, mengundurkan diri dan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ini langkah-langkah untuk mengajukan Lapakasik Online:
- Klik portal layanan https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id/
- Isi data diri, berupa NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.
- Unggah semua dokumen persyaratan dan foto diri terbaru tampak depan dengan jenis file JPG/JPEG/PNG/PDF maksimal ukuran file adalah 6MB.
- Saat mendapat konfirmasi data pengajuan, klik simpan.
- Selanjutnya, anda akan mendapat mendapat jadwal wawancara online yang dikirimkan melalui email.
- Anda akan dihubungi oleh petugas untuk verifikasi data melalui wawancara video call.
- Setelah proses selesai, saldo JHT akan dikirimkan ke rekening yang telah dilampirkan di formulir.
Cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan
Bagi Anda yang baru bergabung atau sudah lama bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan dan ingin mencairkan dana dari BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan dari HP menggunakan aplikasi.
Berikut langkah-langkah untuk mengklaim saldo lewat aplikasi JMO:
- Buka aplikasi JMO
- Daftar akun dengan menggunakan e-mail dan password
- Setelah menu utama terbuka, pilih ‘Jaminan Hari Tua’
- Tekan tombol ‘Klaim JHT’
- Pastikan telah memenuhi syarat untuk mencairkan saldo. Anda akan melihat syarat yang berlaku dan pastikan telah ketentuannya telah tercentang
- Berikutnya di layar akan terlihat jumlah saldo JHT
- Klik tombol ‘Selanjutnya’
- Pilih dari ‘Sebab klaim,’ kemudian tekan ‘Selanjutnya’
- Pastikan data yang muncul telah selesai. Klik ‘Sudah’
- Klik ‘Ambil Foto’ untuk mengambil foto selfie Anda
- Berikutnya dengan data NPWP dan nomor rekening aktif. Klik ‘Selanjutnya’
Anda akan masuk ke laman konfirmasi. Cek kembali data yang muncul dan klik ‘Konfirmasi’. Lalu pengajuan pencairan saldo akan diproses. Setelah proses tersebut selesai, Anda juga bisa melihat proses klaim tersebut. Caranya dengan membuka menu ‘Tracking Klaim’.
Sebagai informasi, proses klaim saldo BPJS Ketenagakerjaan akan berlangsung selama satu hingga tiga hari.














