Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Akrim, M.Pd membuka kegiatan Baitul Arqam diikuti 200 dosen dan tenaga kependidikan yang digelar selama tiga hari mulai dari Senin-Rabu (21-23/9) di Balai Besar Pelatihan Penjaminan Mutu Vokasi Pendidikan Bidang Bangunan dan Listrik di Jalan Setia Budi Helvetia, Medan.

Hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sunut, Prof.Dr.Hasyimsyah Nasution, MA dan jajaran, Ketua PW Aisyiah, Dr. Nur Rahmah Amini, MAg, dan Ketua Badan Pembina Harian UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP, para wakil rektor dan pimpinan menjadi salah satu indikator kinerja pimpinan fakultas.
Dijelaskan Rektor, BA menjadi salah satu pilar penting dalam pengelolaan amal usaha
muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi salah satu pengkaderan resmi Muhammadiyah dalam melahirkan generasi militan.
“Ada tiga fungsi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah yakni pendidikan, dakwah dan kaderisasi. BA bagian dari wujud pelaksanaan fungsi itu dan menjadi salah satu kontrak kinerja pimpinan amal usaha Muhammadiyah,” katanya.
Rektor berharap, para dosen san Tendik peserta BA benar-benar serius mengikuti kegiatan yang diharapkan melahirkan kader militan, pemimpin masa depan amal usaha Muhammadiyah.

BA secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA. Dalam sambutannya dia memgungkapkan BA yang diikuti dosen dan tendik UMSU harus dipandang sebagai ibadah.
“Maka ikhlaskanlah waktu selama tiga hari untuk mengikuti kegiatan BA dengan bersungguh-sungguh,” katanya.
Dijelaskan, amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bukanlah asas atau fondasi utama organisasi, melainkan sarana dakwah untuk mewujudkan tujuan. Untuk itu diperlukan militansinya dalam mengelola amal usaha secara profesional dan solid .


