Sabtu, Mei 2, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Max Ki by Max Ki
28 Juni 2025
in Artikel
0
Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS merupakan salah satu program jaminan kesehatan nasional yang disediakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan menyediakan akses terhadap pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Dengan memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan yang luas dan terjangkau, BPJS kesehatan tidak hanya meringankan beban biaya pengobatan, tetapi juga memberikan perlindungan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai penyakit. Perlu diketahui juga bahwa tidak semua penyakit bisa ditanggung oleh BPJS. Oleh karena itu, masyarakat perlu mencari tahu jenis penyakit apa saja yang bisa ditanggung oleh BPJS.

Jenis Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menjamin penanganan penyakit melalui berbagai jenis tindakan medis seperti rawat jalan, rawat inap, operasi, dan terapi. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014, berikut adalah beberapa penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan:

  1. Aborsi spontan komplet

  2. Acne vulgaris ringan

  3. Alergi makanan

  4. Anemia defisiensi besi

  5. Anemia defisiensi besi pada kehamilan

  6. Asma bronchiale

  7. Askariasis

  8. Astigmatism ringan

  9. Bell’s Palsy

  10. Blefaritis

  11. Bronchitis akut

  12. Buta senja

  13. Candidiasis mucocutan ringan

  14. Cracked nipple

  15. Demam dengue, DHF

  16. Demam tifoid

  17. Diabetes mellitus tipe 1

  18. Diabetes mellitus tipe 2

  19. Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant)

  20. Dermatitis kontak iritan

  21. Dermatitis numularis

  22. Dermatitis perioral

  23. Dermatitis seboroik

  24. Disentri basiler, disentri amuba

  25. Dislipidemia

  26. Eksantema Plus drug eruption, fixed drug eruption

  27. Episkleritis

  28. Epistaksis

  29. Eritrasma

  30. Erysipelas

  31. Faringitis

  32. Filariasis

  33. Furunkel pada hidung

  34. Furunkel, karbunkel

  35. Gangguan somatoform

  36. Gastritis

  37. Gonore

  38. Hipermetropia ringan

  39. Hiperurisemia

  40. Herpes zoster tanpa komplikasi

  41. Herpes simpleks tanpa komplikasi

  42. Hidradenitis supuratif

  43. Hipertensi esensial

  44. Hipoglikemia ringan

  45. Hordeolum

  46. Impetigo

  47. Impetigo ulseratif (ektima)

  48. Influenza

  49. Infeksi pada umbilikus

  50. Infeksi saluran kemih

  51. Infeksi saluran kemih bagian bawah

  52. Insomnia

  53. Intoleransi makanan

  54. Kandidiasis mulut

  55. Kehamilan normal

  56. Kejang demam

  57. Keracunan makanan

  58. Lepra

  59. Leptospirosis (tanpa komplikasi)

  60. Lymphadenitis

  61. Lipoma

  62. Luka bakar derajat 1 dan 2

  63. Malnutrisi energi protein

  64. Malaria

  65. Mastitis

  66. Mata kering

  67. Miliaria

  68. Miopia ringan

  69. Moluskum kontangiosum

  70. Morbili tanpa komplikasi

  71. Napkin eczema

  72. Obesitas

  73. Otitis eksterna

  74. Otitis Media Akut

  75. Parotitis

  76. Pedikulosis kapitis

  77. Pediculosis pubis

  78. Penyakit cacing tambang

  79. Perdarahan subkonjungtiva

  80. Pertussis

  81. Pielonefritis tanpa komplikasi

  82. Pityriasis rosea

  83. Pitiriasis versicolor

  84. Presbiopia

  85. Pneumonia, bronkopneumonia

  86. Refluks gastroesofagus

  87. Reaksi anafilaktik

  88. Reaksi gigitan serangga

  89. Rhinitis akut

  90. Rhinitis alergika

  91. Rhinitis vasomotor

  92. Ruptur perineum tingkat ½

  93. Salpingitis

  94. Scabies

  95. Serumen prop

  96. Sifilis stadium 1 dan 2

  97. Sindrom duh (discharge) genital (Gonore dan non gonore)

  98. Skistosomiasis

  99. Skrofuloderma

  100. Strongyloidiasis

  101. Taeniasis

  102. Tetanus

  103. Tinea barbe

  104. Tinea corporis

  105. Tinea cruris

  106. Tinea facialis

  107. Tinea kapitis

  108. Tinea manus

  109. Tinea pedis

  110. Tinea unguium

  111. Tonsilitis

  112. Trikiasis

  113. Tuberkulosis paru tanpa komplikasi

  114. Ulcus mulut (aptosa, herpes)

  115. Urtikaria akut

  116. Varicella tanpa komplikasi

  117. Vaginitis

  118. Vaginosis bakterialis

  119. Veruka vulgaris

  120. Vertigo (Benign paroxysmal positional Vertigo)

Dengan jaminan kesehatan yang meliputi berbagai jenis penyakit tersebut, BPJS Kesehatan memberikan perlindungan yang komprehensif bagi masyarakat Indonesia. Dengan begitu, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir dengan biaya yang besar. Hal ini menjadikan BPJS kesehatan sebagai pilar penting dalam menjaga kesejahteraan dan kesehatan seluruh rakyat Indonesia.

Tags: bpjs kesehatanlayanan bpjs kesehatanpenyakit yang ditanggung bpjs kesehatan
Previous Post

Cek Batas Pencairan Bansos PKH dan BPNT Juni 2024

Next Post

Cek Syarat dan Besaran Insentif Bantuan Sosial PKH 2024

Next Post
Cek Syarat dan Besaran Insentif Bantuan Sosial PKH 2024

Cek Syarat dan Besaran Insentif Bantuan Sosial PKH 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.