Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar sosialisasi di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemenuhan kebutuhan tempat tinggal bagi civitas akademika UMSU, Jum’at (21/11).

“Banyak generasi muda dan karyawan yang sulit memiliki aset, sementara harga tanah terus naik. Melalui program subsidi pemerintah, kita punya kesempatan memanfaatkan peluang ini,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan, UMSU sangat mengapresiasi kebijakan nasional yang sejalan dengan program pemerintah Prabowo–Gibran.
“Jangan takut berinvestasi. Rezeki selalu ada. Banyak cicilan berarti banyak aset,” ujar Prof. Akrim.
Kemudian, Assisten Pemasaran Pembiayaan Tapera Reddi Rahmadilaga memaparkan kemudahan skema subsidi, mulai dari bunga flat lima persen, Uang muka (DP) satu persen hingga digratiskan serta angsuran yang hanya sekitar satu juta rupiah.
“Program ini ditujukan bagi masyarakat berusia 21–36 tahun yang belum memiliki rumah. Selain itu, asuransi pembiayaan juga membuat cicilan dianggap lunas jika pemilik meninggal dunia,” ujarnya.

Khusus Pegawai UMSU akan mendapat subsidi uang muka khusus, serta tambahan bantuan perlengkapan rumah tangga saat akad dilaksanakan.
UMSU menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dan berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat langsung bagi seluruh karyawan.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan Menteri Pekerjaan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, ke UMSU beberapa waktu lalu. Kehadiran Menteri Maruarar sebelumnya memberikan dorongan besar bagi kampus untuk segera mengakselerasi pemanfaatan program perumahan subsidi bagi seluruh civitas akademika.

