Rektor Prof. Dr. Akrim,M.Pd didampingi Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum dan Wakil Rektor 3 Dr. Rudianto, M.Si bersama Ketua LPPM Dr. Muhammad Fitra Zambak, S.T., M.Sc dan Perwakilan Dosen melakukan penandatanganan kontrak penerima Hibah Dikti 2026, pada Sabtu (6/6) di Ruang VIP Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Rektor UMSU Prof. Akrim menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program penguatan kapasitas yang selama ini dilakukan, seperti pelatihan dan workshop penelitian.
“Kita apresiasi banyak capaian yang dilakukan LPPM. Ke depan, kita juga perlu melihat bagaimana capaian publikasi yang dihasilkan dari penelitian ini,” ujar Rektor.
Menurutnya, berbagai pelatihan yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas proposal penelitian dosen sehingga jumlah hibah yang diperoleh juga terus bertambah.

“Ke depan akan kita tinjau sistem pengurangan SKS bagi dosen yang memiliki jabatan struktural agar penelitiannya lebih berkualitas. Saya rasa ini menarik,” tambahnya.
Dia menekankan pentingnya keselarasan antara tema penelitian dosen dengan peta jalan (roadmap) penelitian universitas, program studi, hingga bidang keilmuan masing-masing dosen.
“Harapannya tema-tema research linear dengan roadmap penelitian universitas hingga prodi dan dosen,” ujarnya.
Rektor berharap jumlah dosen penerima hibah nasional akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Kemudian, Wakil Rektor I UMSU Prof. Arifin menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh hibah Dikti harus berbanding lurus dengan peningkatan luaran publikasi bereputasi internasional, khususnya jurnal terindeks.
“Dengan adanya penerimaan hibah Dikti ini diharapkan dapat menambah jumlah luaran Scopus kita,” ujarnya.
Dia mengingatkan para dosen agar fokus pada penelitian yang sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing, terutama untuk mendukung percepatan jenjang akademik hingga guru besar.
Sementara itu, Ketua LPPM menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen penerima hibah atas pencapaian yang membanggakan tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para dosen yang lolos hibah Dikti tahun 2026 dengan total Rp3,1 miliar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi dosen-dosen lain dan menularkan ilmunya,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa seluruh program hibah penelitian tersebut juga melibatkan mahasiswa dalam pelaksanaannya, sehingga memberikan dampak langsung terhadap proses pembelajaran.
Ketua LPPM juga menyebut pencapaian ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah kepada UMSU, termasuk apresiasi dari Direktorat Jenderal atas kontribusi universitas dalam kegiatan kemanusiaan membantu korban banjir di Aceh.
Penandatanganan kontrak hibah dilakukan secara simbolis oleh perwakilan dari Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dr. Tegar Adriansyah Putra Siregar, M. Biomed., Ph.D dan Fakultas Agama Islam Mutiah Khaira Sihotang, S. E. I., M. A.



