Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelaer yudisium yang diikuti 298 lulusan. Acara digelar pada Sabtu (20/6) di Auditorium kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

“Masa depan itu penuh dengan apa yang disebut telah matinya kepakaran. Pemikiran sudah digantikan dengan digitalisasi.”
Dia menegaskan bahwa perkembangan teknologi kini tidak hanya memengaruhi bidang teknik, tetapi juga profesi hukum.
“Program-program digital harus kita ikuti perkembangannya… bukan hanya untuk bidang teknik, tapi termasuk juga orang hukum.”

WR 1 memberikan saran pengembangan bidang hukum telematika di Fakultas Hukum UMSU agar lulusan semakin siap menghadapi transformasi digital.
Sementar itu. Dekan Fakultas Hukum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum, dalam sambutannya, dia memberikan nasehat untuk tidak meremehkan orang lain, nilai tersebut selaras dengan ajaran agama.
“Tantangan yang lebih berat itu bukan pada saat di bangku perkuliahan, tapi di dunia kerja. Kita harus bekerja sendiri, berjuang sendiri, tetapi tetap harus membangun jaringan dengan teman-teman.”
Dekan Fahum itu berharap seluruh lulusan mampu menjadi sarjana hukum yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijaksana dalam bersikap.
Suasana menjadi haru ketika perwakilan peserta yudisium, Ahmad Bayu Sulistio, perjuangannya menempuh pendidikan dari keluarga sederhana.
“Ibu saya selalu memberikan pesan kepada saya, ‘Bayu, sekolahlah setinggi-tingginya karena ilmu adalah bekal yang tidak pernah habis.” Ujarnya.
Mia Nur Khairani Nasution, juga membagikan kisah perjuangan yang tak kalah menginspirasi. Ia mengaku berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Ibu saya tahu di sini bisa menyicil, karena tahu kami orang susah… ibu saya hanya seorang pedagang nasi.”
Acara yudisium juga diisi penampilan seni, orasi ilmiah, serta pesan motivasi dari alumni dan tokoh nasional. Seluruh rangkaian acara memperkuat semangat bahwa lulusan Fakultas Hukum UMSU diharapkan menjadi penegak hukum yang berintegritas.
Turut hadir Ketua BPH Prof. Dr. Agussani, MAP, para Wakil Dekan dan Pimpinan Prodi serta peserta yudisium.



