Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar yudisium periode pertama diikuti 292 ulusan dari Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat di auditorium kampus, Jumat (19/6). Sebanyak 292 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dari tujuh program studi. Acara berlangsung khidmat pada Jum’at (19/6) di Auditorium kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Pada sambutannya, Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, S.H., M.Hum, menekankan pentingnya kompetensi, integritas, dan daya juang lulusan menghadapi tantangan masa depan.
“Seorang guru, seorang tenaga pendidik dituntut empat kompetensi yang harus melekat pada dirinya, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial,” ujarnya.

“Jangan begitu gagal langsung menyerah. Tidak. Harus ada usaha-usaha dan komitmen yang konsisten sehingga keberhasilan di masa akan datang dapat kita wujudkan,” pesannya.
Sementara itu, Dekan FKIP UMSU Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd mengapresiasi atas perjuangan para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tahap yudisium.
“Semoga gelar ini tidak hanya menjadi simbol formalitas, tetapi juga menjadi bekal untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh demi kemaslahatan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.

“Bahkan di antara kita ada yang mencoba untuk bertahan hidup, tidak makan seharian dikarenakan belum mendapatkan kiriman dari orang tua dari kampung halaman.”
Dia juga menyampaikan pesan penting tentang keseimbangan akademik dan organisasi, “Akademik memberikan landasan keilmuan yang kuat. Sementara organisasi mengajarkan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan masalah,” ujarnya.
Turut hadir alumni FKIP UMSU yang sukses menjadi anggota Komisi III DPRD Deli Serdang, Ikhwanul Ismar, dia menekankan bahwa lulusan FKIP tidak harus terpaku menjadi guru saja, melainkan bisa sukses di berbagai bidang.
“FKIP UMSU tidak dilahirkan hanya untuk menjadi guru atau kepala sekolah. Bahkan dia bisa jauh lebih dari itu.”
FKIP UMSU memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi terbaik dari masing-masing program studi di anatarnya Natasha Putri Aulia (Pendidikan Bahasa Indonesia) – IPK 3,93, Angeli Wulandari (Pendidikan Bahasa Inggris) – IPK 3,91, Nazwa (Bimbingan dan Konseling) – IPK 3,90,Nuraini Rusid Panggabean (PPKn) – IPK 3,92 dan Sabila Rahmatika Siregar (PGSD) – IPK 3,97.
Dilanjutkan dengan penampilan monolog berjudul “Gelar di Kepala, Ilmu di Mana”. Monolog ini mengingatkan bahwa gelar akademik bukanlah segalanya jika tidak disertai kerendahan hati.
Turut hadir Ketua BPH Prof. Dr. Agussani, MAP, para Wakil Dekan dan Pimpinan program studi FKIP serta peserta yudisium.


