Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar International Guest Lecturer bertajuk “Designing a Publishable Thesis/Dissertation and Social Media for Academic Usability” Jumat (21/8) di Auditorium Kampus Pascasarjana Jalan Denai, Medan.
Hadir dua pakar dari Malaysia, yakni dari Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) Dr. Mutiara Dwi Sari dan SAFE Malaysia Coordinator Dr. Nurul Huda.
Acara dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian, dan Internasionalisasi (RIPI) Dr. Rudianto, M.Si. Dia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini sekaligus memaparkan visi UMSU menuju universitas berkelas dunia.

Mnurutnya, peningkatan publikasi tidak hanya berkaitan dengan jumlah karya ilmiah, tetapi juga kualitas, integritas, dan dampak penelitian. Dia mendorong para dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan karya yang orisinal serta terhindar dari praktik plagiarisme.
“Integritasnya tidak diragukan, tidak jiplak sana jiplak sini, tidak plagiat, tidak dikerjakan oleh orang lain, tapi adalah orisinil karya kita sendiri,” katanya.
Dia berharap kegiatan ini sejalan dengan target transformasi yang dicanangkan oleh Pimpinan Universitas.

Pada sesi pemaparan narasumber pertama, Dr. Mutiara Dwi Sari menjelaskan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam membangun academic visibility. Menurutnya, media sosial tidak semata-mata digunakan untuk kepentingan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi akademisi untuk memperkenalkan diri, karya, dan hasil penelitian kepada komunitas akademik.

Pemateri kedua, Dr. Nurul Huda menilai setiap akademisi memiliki kelebihan dan pengalaman yang dapat saling dipertukarkan. Dia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan ResearchGate sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan visibilitas hasil penelitian. Menurutnya, publikasi yang telah diterbitkan dapat diunggah secara manual sehingga lebih mudah ditemukan dan diakses oleh peneliti lain.
“Kita harus maintain integritas kita di dalam platform kita ini. Kita harus rajin untuk membersihkannya,” ujarnya.



