
Kerusakan hutan bakau (mangrove) di Sumatera Utara merupakan yang terparah di Indonesia. Sehingga diperlukan upaya penyelamatan dengan menanam kembali.
Untuk itu pimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta se-Indonesia (Aptisi) melakukan penanaman mangrove di Desa Paruh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, bersama Lantamal I dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (21/1).
“Karena fungsi bakau sangat banyak di antaranya penahan abrasi, penghempang tsunami dan tumbuhnya biota laut,”kata Ketua Umum Aptisi Prof Edy Suandi Hamid.
Edy berharap masyarakat harus peduli dalam menyelamatkan hutan bakau. Melalui usaha penanaman bakau kembali ini, Aptisi juga menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan Lantamal 1 dan UMSU.
Pada kesempatan itu, Danlantamal 1 Laksamana Pertama TNI Yudo Margono menyampaikan, kegiatan ini bagian dari program pengembangan poros maritim Indonesia. Sesuai apa yang digariskan Panlima TNI dalam rangka serbuan teritorial, maka TNI AL fokus pada sektor kelautan yakni membina masyarakat maritim di antaranya mengawasi kerusakan dan merehabilitasi mangrove.
Di sela-sela penanaman mangrove, Rektor UMSU Dr Agussani, MAP mengatakan kegiatan ini tindaklanjut dari kerjasama UMSU dengan Lantamal I Belawan dalam melestarikan hutan mangrove setelah berhasil menjejakkan kaki dan membina masyarakat Desa Jaring Halus, Kecamatan Sicanggang, Kabupaten Langkat.
Perguruan tinggi memiliki tenaga-tenaga ahli yang dapat mendorong program poros maritim. Untuk itu, lanjutnya, perlu membina masyarakat pantai dan menjaga kelestarian mangrove agar dapat mengelola potensi laut, agar memberikan manfaat tentunya mulai dari menjaga biota laut dari kepunahannya akibat maraknya penebangan.
Diharapkan melalui pencanangan mangrove oleh Danlantamal I bersama UMSU ini, dapat memberikan sumbangsih kepada Pemprovsu dalam rangka mensejahterakan masyarakat.
Setelah menanam mangrove, rombongan dan Danlantamal 1 juga melepas bibit ikan di lokasi, dilanjutkan menyusuri budidaya ikan non tangkap yang masih dikelilingi mangrove yang berhasil diselamatkan prajurit Marinir.
Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kadis Potensi Maritim Lantamal I Letkol Mar Ismail Rambe.***
