Perjalanan Sella dimulai dengan sambutan hangat dari pihak kampus. Sosialisasi program MBKM dengan narasumber berpengalaman, pembekalan sebelum program, dan kemudahan dalam konversi mata kuliah menunjukkan komitmen UHAMKA untuk mendukung mahasiswanya. Dukungan ini tak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam kesiapan mental dan administrasi.
Suka duka mewarnai langkah Sella. Adaptasi dengan lingkungan baru dan membangun komunikasi dengan teman-teman dari berbagai daerah dan kampus menjadi tantangan yang ia hadapi. Miskomunikasi pun tak dapat dihindari, namun dengan komunikasi yang baik, semua dapat diselesaikan.
Di balik tantangannya, Sella menemukan banyak kebahagiaan. Ia menjalin relasi dan bertukar pengalaman dengan teman-teman baru, memperkaya pengetahuannya dan memperkuat rasa toleransinya. Program MBKM ini menjadi wadah baginya untuk belajar dari berbagai budaya dan sudut pandang, memperkaya jiwanya dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Pengalaman luar biasa dalam bidang akademik dan non-akademik Sella dapatkan di program MBKM. Ia mempelajari metode pengajaran baru di UMM, merasakan atmosfer belajar yang berbeda, dan menimba ilmu dari para dosen yang mumpuni. Di Kampus Mengajar, ia mengabdikan ilmunya, membantu siswa-siswi belajar dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap matematika.
Kisah Sella Gustrinita adalah inspirasi bagi generasi muda. Ia menunjukkan bahwa MBKM bukan hanya tentang program, tetapi tentang semangat untuk belajar, beradaptasi, dan menjalin pertemanan. Keberaniannya untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan membuka diri terhadap pengalaman baru menjadikannya pribadi yang lebih tangguh dan penuh wawasan.

