Lembaga BIPA Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyelenggarakan kegiatan Literasi Lintas Budaya untuk Anak-Anak Bersama Mahasiswa Asing BIPA UMSU di Balai Kecamatan Medan Denai pada 8–9 Juli 2026. Program ini menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan melalui kegiatan membaca bersama, dongeng interaktif, serta belajar berpuisi yang diikuti siswa sekolah dasar.

Ketua Lembaga BIPA UMSU, Dr. Cut Novita Srikandi, M.Hum., mengatakan bahwa literasi merupakan bekal penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, berpikir kritis, berkomunikasi, dan menghargai perbedaan. Melalui interaksi bersama mahasiswa asing, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kebanggaan anak-anak terhadap bahasa Indonesia yang dipelajari hingga ke berbagai belahan dunia,” ujarnya.
Camat Medan Denai turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif Lembaga BIPA UMSU yang menghadirkan program literasi dengan melibatkan mahasiswa asing. Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan minat baca dan kemampuan berbahasa anak-anak, tetapi juga membuka wawasan mereka tentang pentingnya menghargai keberagaman budaya. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pemelajar BIPA asal Nigeria, Mahmud Lawab, mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas literasi.
“Saya sangat senang bisa belajar bersama anak-anak di Medan Denai. Mereka sangat antusias, ramah, dan membuat saya semakin mencintai bahasa serta budaya Indonesia. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat bagi kami sebagai pemelajar BIPA maupun bagi anak-anak Indonesia,” ungkap Mahmud.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas literasi yang dirancang secara kreatif dan partisipatif, mulai dari membaca cerita bersama, mendengarkan dongeng interaktif, hingga belajar membaca dan menulis puisi. Program ini akan ditutup melalui acara puncak pada 23 Juli 2026 yang menampilkan hasil karya serta penampilan puisi dari para peserta sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar yang telah mereka lalui.
Melalui kegiatan ini, Lembaga BIPA UMSU berharap budaya literasi dapat tumbuh semakin kuat di kalangan anak-anak sekaligus mempererat hubungan lintas budaya antara masyarakat Indonesia dan mahasiswa asing yang sedang mempelajari bahasa Indonesia. Program ini menjadi bukti bahwa literasi bukan hanya membangun kecakapan membaca, tetapi juga membangun karakter, toleransi, dan wawasan global bagi generasi masa depan.



