Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. meninjau langsung lokasi pembangunan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tahun 2027 di kawasan kampus terpadu UMSU di Desa Sampali, Saentis, Percut Sei Tuan Deli Serdang, pada Kamis (30/10).

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan pada kesempatan ini menyampaikan kekagumannya atas progres pembangunan kampus UMSU yang dipersiapkan untuk Muktamar. Dia menilai ini suatu hal yang luar biasa.
“Saya memang sengaja hadir ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara dan UMSU untuk meninjau lokasi Muktamar 2027. Ketika saya melihat, saya terkagum-kagum luar biasa. Sebagai putra Sumatera, saya bangga, kita tidak minder lagi, malah bangga,” tambahnya.

“Di bawah kepemimpinan Pak Rektor ini dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, kita bangga karena tidak kalah dengan Jawa. Bisa membangun auditorium yang mengalahkan Solo, luar biasa. Pak Rektor dan Ketua PWM Sumut hebat. Semoga ini menjadi Muktamar yang bersejarah,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa nilai-nilai Muhammadiyah telah menjadi fondasi penting bagi bangsa Indonesia.
“Indonesia kalau mau maju, tidak usah repot-repot, tiru saja Muhammadiyah. Muhammadiyah itu bapak kandungnya NKRI, yang merumuskan Pancasila dan ikut berjuang sebelum Indonesia merdeka. Muhammadiyah sebagai orang tua selalu membimbing bangsa ini,” tuturnya.

“Sekarang ini sudah berjalan lebih kurang hampir 28%. Kami berharap Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara ini bisa menjadi ikon karena untuk pertama kalinya dua kegiatan besar itu akan dilaksanakan berdampingan,” ujar Prof. Agussani.
“Kami membangun dua auditorium berdampingan, yaitu Sport Hall Walida dan Auditorium Kemajuan, agar seluruh kegiatan Muktamar bisa terpusat di kawasan ini. Lokasinya juga sangat strategis, dekat dengan Kawasan Industri Medan (KIM) dan area perumahan,” tambahnya.
Prof. Agussani juga menegaskan bahwa UMSU berkomitmen menjadi perguruan tinggi Muhammadiyah di luar Jawa yang mampu berkiprah di tingkat nasional dan internasional.
“Kami senantiasa berupaya agar UMSU sebagai perguruan tinggi di luar Jawa bisa berbicara di level nasional maupun internasional. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan dan motivasi dari Pak Menteri,” katanya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Mudah-mudahan Muktamar 2027 bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk semua,” tutup Rektor UMSU tersebut.
Kegiatan kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempersiapkan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 tahun 2027. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan pimpinan persyarikatan, diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan kawasan terpadu yang akan menjadi ikon baru Muhammadiyah di Sumatera Utara.
Turut hadir Anggota DPR RI H. Nasril Bahar, S.E., Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H., Sekretaris DPW PAN Sumut Dedi Irawan, S.P., M.Si., Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, M.B.A., serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumatera Utara, Badan Pembina Harian UMSU, dan para Wakil Rektor UMSU.



