Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan melaksanakan kegiatan silaturahim sekaligus peninjauan progres pembangunan gedung auditorium dan sport hall kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Desa Saintis, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sabtu (3/1).

“Kampus terpadu ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan dan pengembangan peradaban Islam yang modern dan berkemajuan,” katanya.
Sebelum memaparkan progres pembangunan, Prof. Agussani terlebih dahulu menyampaikan sejarah berdirinya UMSU serta proses panjang awal pembangunan Kampus Terpadu di Desa Saentis. Menurutnya, pmbangunan kawasan ini merupakan hasil dari ikhtiar berkelanjutan dan kerja kolektif berbagai pihak.

Ketua MUI Kota Medan, Dr. Hasan Matsum, M.Ag., menyampaikan dukungan dan terima kasih kepada Rektor UMSU yang telah memberikan waktu dan kesempatan kepada MUI Kota Medan untuk bersilaturahim dan meninjau langsung pembangunan Kampus Terpadu UMSU. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung pembangunan tersebut, sekaligus untuk sukses mktamar ke 49 Muhammadiyah tahun 2027.
Dalam kesempatan itu, Ketua MUI Kota Medan juga menyampaikan bahwa ke depan MUI akan memiliki Komisi Halal, serta membuka ruang sinergi dengan Halal Center UMSU. Dia mengaku bangga terhadap Rektor UMSU yang dinilai selalu melibatkan MUI dalam setiap perjalanan dan perkembangan UMSU.
Kegiatan silaturahim dan peninjauan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan antara UMSU dan MUI Kota Medan serta memperkuat sinergi dalam pembangunan umat dan kemajuan pendidikan di Sumatera Utara.
Dalam kunjungan itu, Ketua MUI bersama jajaran dan para tokoh masyarakat yang hadir meninjau langsung akvitivitas pembangunan gedung Auditorium yang direncanakan mampu menampung 7000 orang. Berikutnya gedung sport hall yang direncanakan berkapasitas 3000 orang.
Hadir dalam kunjungan dan silaturahim, jajaran Pengurus MUI Kota Medan, Bendahara BPH UMSH Drs. Mutholib, Dr. Nahar Abdul Ghani, Staff Khusus Rektor Prof.Dr. Muhammad Qorib, MA, KH Zulfikar Hajar, Hasnil Aida, Asmawita AM., Latifah Hanum, Rahmat Hidayat Nasution, Muhammad Basri, Zulkarnaen Sitanggang Mustafa Kamal Rokan, Suherman seta Sugiatmo.

