Panitia Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 melakukan audiensi ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Rabu (12/8) di Ruang Rapat Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Ketua Steering Committee TCCF 2026 Mora Nasution dan Ketua Organizing Committee TCCF 2026 Muhammad David disambut langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili oleh Wakil Rektor UMSU bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi (RIPI) Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si.
Pada kesempatan ini, panitia penyelenggara menggandeng UMSU untuk bersinergi mendukung pengembangan budaya, pariwisata, pendidikan, kegiatan kemasyarakatan dan kemitraan strategis dalam menyambut gelaran budaya Internasional yang akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di kawasan Danau Toba.
Ketua Steering Committee TCCF, Mora menyampaikan bahwa TCCF 2026 akan menghadirkan ribuan peserta dari dalam dan luar negeri.

Lebih lanjut, Mora meminta dukungan UMSU untuk berkolaborasi. “Insya Allah event ini akan menghadirkan Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Ketahanan Pangan, dan Menteri Agama. Kita bisa menyelenggarakannya dirangkai dengan kuliah umum untuk mahasiswa UMSU. Kami juga mengajak Kementerian Kelautan, Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan, hingga Danantara untuk membangun ekosistem kolaborasi. Apa pun yang bisa dibuat untuk membantu UMSU, pasti akan saya lakukan agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” tegas Mora.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor UMSU bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi, UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si., merespon positif dan memaparkan kesiapan serta keberagaman yang ada di UMSU. “Kami di UMSU sangat concern dalam bidang seni. Kita memiliki UKM Tari, Teater, Orchestra UMSU, serta latar belakang mahasiswa yang sangat beragam dari berbagai ras, budaya, agama, hingga kenegaraan. Ini bisa menjadi ajang awal, dan boleh pada tahun depan kita diajak lagi untuk persiapan yang lebih banyak dan matang,” ujar Dr. Rudianto.

“Sebenarnya selama ini dosen-dosen kita sudah banyak melakukan riset tentang Danau Toba, baik dari sisi ekonomi maupun bisnisnya. Hasil riset ini bisa menjadi poin penting yang disosialisasikan dalam event tersebut. Selain itu dari aspek akademis, sosial, bisnis, hingga kreativitas, kita juga punya UMSU FM, sebuah radio broadcast komersil kampus satu-satunya di Kota Medan yang siap mempublikasikan dan mensukseskan kegiatan ini,” tambah Dr. Rudianto.
Dr. Rudianto menegaskan kesiapan sumber daya manusia dari UMSU untuk menyokong seluruh rangkaian acara. “Jika dibutuhkan volunteer, mahasiswa berprestasi, mahasiswa internasional, dosen, hingga tim kreatif, UMSU siap dikirimkan dan dilibatkan. Berharap event ini berjalan sukses, dan jika nanti diulang lagi tahun depan, Kepala Biro Kemahasiswaan Pak Zuhdi bisa menyiapkan tim choir UMSU agar siap tampil dan dikirimkan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BSTI Yoshida Sary, S.E., S.Kom, M.Kom, Wakil Ketua Steering Committee TCCF 2026 Rios Tampubolon, Sekretaris Steering Committee Vivi Andriany, Penanggung Jawab Choir International Competition Roy Siahaan, para Kepala Biro di lingkungan UMSU, Ketua Observatory and International Committee (OIC) UMSU, Ketua LPPM UMSU, serta Tim Kampus Berdampak UMSU.


