Univeristas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menerima kunjungan rombongan University of Malaya (UM) Malaysia dalam rangka program Culture Exchange dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan digelar pada Rabu (13/8) di Auditorium UMSU Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Pada kesempatan ini, dia menyampaikan bahwa sebagai universitas swasta Muhammadiyah, UMSU terus membangun reputasi internasional. Dia menegaskan, UMSU telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 25 negara, termasuk Malaysia, dan memperoleh pengakuan dari Malaysian Qualifications Agency (MQA).
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi agenda tahunan antara UMSU dan University of Malaya, seperti menggelar kajian dan diskusi budaya. Kami ingin kerja sama ini benar-benar terimplementasi, bukan sekadar tertulis di atas kertas,” ujar Prof. Agussani.
Rektor UMSU juga memohon doa atas pembangunan kampus IV UMSU di Desa Sampali yang akan digunakan sebagai arena muktamar, “Mohon doanya, saat ini proses pembangunan sudah 21 persen. Kami berharap UM juga dapat mensukseskan muktamar muhammadiyah tahun 2027 nanti,” harapnya.

Pertukaran budaya berlangsung meriah, dikemas dalam rangkaian penampilan kreatif dari mahasiswa UMSU dan UM seperti berbagai tarian Melayu Indonesia dan Malaysia, Live Music, vokal solo, puisi hingga monolog yang dibawakan oleh mahasiswi UMSU.
Pertukaran budaya lintas negara ini bukan yang pertama kali bagi UMSU, sebelumnya telah terselenggara acara pertukaran antara UMSU dan mahasiswa lintas negara seperti Korea, Malaysia, Thailand hingga Filipina.
Kemudian, Dekan UM Prof. Madya Dr. Tengku Intan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UMSU. “Aktivitas ini bukan hanya menampilkan budaya Melayu, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan kita. Semoga kerja sama ini semakin erat melalui berbagai program ke depannya,” tuturnya.
Acara diakhir dengan foto bersama dan pertukaran cendramata antara UMSU dan UM Malaysia.
Hadir rombongan UM Malaysia Pengarah, Pusat Kajian Kecemerlangan Melayu Datuk Prof. Kolonel. K. Dr. Awang Azman Awang Pawi, Penasihat Program Mobiliti, Akademik Pengajian Melayu Dr. Mardian Shah Omar, Penyelaras, Pusat Kajian Kecemerlangan Melayu Dr. Nurul Asmaa Akmal MD Din serta mahasiswa pertukaran. Dari UMSU, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua PKBM UMSU Prof. Dr. Khairil Anshari, M.Pd, Ketua OIC dan jajaran serta mahasiswa.



