Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Children of Heaven bersama sivitas akademika dan siswa sekolah Muhammadiyah di Cinepolis Plaza Medan Fair, Selasa (16/6).
Rektor UMSU. Prof.Dr.Akrim, MPd menjelaskan, kegiatan nonton bareng yang dilaksanakan bertepatan libur peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah ini sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai karakter melalui media budaya.

Lebih lanjut dijelaskan, film ini memiliki pesan yang sangat relevan bagi mahasiswa dan pelajar masa kini.
“Kami berkeinginan menonton film yang dikerjakan Mas Hanung bersama Lembaga Seni Budaya (LSB) PP Muhammadiyah. Secara ringkas, kami tertarik mengajak warga UMSU dan Muhammadiyah karena kami melihat filmnya sangat baik untuk generasi muda,” ujarnya.

“Kami menghimbau untuk menonton bersama film ini karena memberikan semangat berjuang.”
Menurutnya, kisah dalam film Children of Heaven mampu menjadi refleksi bagi generasi muda agar tetap gigih dalam menghadapi keterbatasan dan tantangan hidup.
Sementara itu, Sekretaris BPH Dr. Muthalib, M.M dan Bendahara BPH UMSU Irwansyah Putra, M.A menilai film ini sarat akan nilai perjuangan, pengorbanan dan inspirasi.
“Film ini sarat akan makna dan inspiratif dalam menunjukkan jihad untuk sukses. Di film ini ada pesan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang kita mencapai masa depan,” ujar Irwansyah.
Diharapkan, pesan moral dalam film Children of Heaven dapat memperkuat karakter pelajar dan mahasiswa, sekaligus menjadi sarana edukasi yang menyenangkan namun bermakna. Film ini dinilai tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan pembelajaran tentang ketulusan, pengorbanan, dan pentingnya pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
Children of Heaven, yang disutradarai Hanung Bramantyo diadaptasi dari film Iran peraih nominasi Oscar yang disutradar. Film Children of Heaven dirilis pada 27 Mei 2026, film ini diproduksi oleh MD Pictures dan menceritakan perjuangan kakak-beradik, Ali dan Zahra, yang harus berbagi satu pasang sepatu untuk bersekolah setelah sepatu Zahra hilang.
