Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara menggandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi tuan rumah dalam kegiatan gelar wicara dan pagelaran sastra. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (25/8) di Auditorium UMSU Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Acara gelar Wicara dan Pagelaran Sastra ini bertajuk “Dari Sanusi Pane untuk Kedaulatan”, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan sekaligus mengenang sosok sastrawan dan pejuang kebangsaan asal Tapanuli Selatan, Sanusi Pane.
Pada sambutan pembuka, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor III UMSU Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Sumut yang telah menggandeng UMSU dalam kegiatan ini.“Selamat datang dalam apresiasi ini, dalam memperingati Hari Kemerdekaan dengan mengenang sosok Sanusi Pane. Hampir semua anak Gen Z tidak mengenalnya, maka penting kegiatan ini dilakukan,” katanya.
WR III juga menekankan bahwa UMSU terus membuka diri sebagai kampus multikultural yang kini telah menerima mahasiswa internasional dari berbagai negara.
“Mahasiswa Internasional di UMSU ini, mereka semua kami ajarkan Bahasa Indonesia melalui program BIPA. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu mengembangkan bahasa Indonesia dan Kampus UMSU. Selamat mengikuti apresiasi dan gelar wicara ini,” tambahnya.

Dr. Rudianto juga memperkenalkan secara singkat UMSU sebagai kampus unggul menuju world class university dan akan menggelar Muktamar Muhammadiyah tahun 2027 di kampus IV, Desa Sampali Percut Sei Tuan. Dia menyampaikan permohonan doa dan dukungan.
Selanjutnya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara Dr. Asrif, M.Hum menegaskan bahwa Sanusi Pane memiliki peran besar dalam perjuangan kebangsaan yang kerap terlupakan.
“Terima kasih UMSU atas kemitraan yang telah berjalan dengan hebat. Saya ingin menyampaikan bahwa nama Sanusi Pane lebih banyak disebut di Jakarta dibanding di Sumut. Padahal, Sanusi Pane sosok hebat dari Tapanuli Selatan yang memiliki wawasan kebangsaan luar biasa, sama halnya dengan Tabrani sudah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional,” jelasnya.
Dia menambahkan, Sanusi Pane bersama Tabrani menentang usulan Mohammad Yamin terkait butir ketiga Sumpah Pemuda sehingga menjadi bahasa persatuan Indonesia.“Maka sangat pantas Sanusi Pane kita perjuangkan menjadi Pahlawan Nasional. Pemprov, Pemda Tapanuli Selatan, dan Balai Bahasa wajib melanjutkan perjuangan Sanusi Pane. Kita akan selalu bersama memperjuangkannya sebagai Pahlawan,” tegasnya.
Acara dibuka oleh Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara, Drs. H. Muhammad Subandi, S.T., M.M. Ia menegaskan pentingnya memberi penghargaan tertinggi bagi para pujangga yang ikut memperjuangkan Indonesia melalui gagasan dan karya sastra.
“Ini perjuangan yang luar biasa dari para pujangga-pujangga dulu. Saya rasa tepat Sanusi Pane mendapatkan penghargaan sebagai Pahlawan Nasional. Buku-buku karya Sanusi Pane ini harus ada di setiap perpustakaan kita agar menambah wawasan,” ujarnya.
Dia juga berterima kasih kepada UMSU yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
“Sebagai kampus membanggakan di Sumut dan internasional. UMSU bahkan masuk 10 besar kampus Islam di dunia. Kepercayaan PP Muhammadiyah yang luar biasa kepada UMSU untuk melaksanakan Muktamar 2027 tentu menjadi kebanggaan kita semua. Harapannya kegiatan Muktamar berjalan dengan baik, maka kita harus bersinergi,” tutupnya.Acara dilanjutkan dengan penampilan monolog tentang Sanusi Pane, Gelar Wicara Apresiasi Sastra “Dari Sanusi Pane Untuk Kedaulatan Bahasa Indonesia” dengan narasumber H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Mba, Dba, Dr. Maryanto, M.Hum, Bersihar Lubis, Prof. Khairil Ansari yang dipandu oleh Hasan Al Banna, penampilan teater serta penyerahan hadiah festival musikalisasi puisi digital.

Hadir pada kegiatan ini Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.B.A., D.B.A, Ketua Komisi E Dprd Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Muhammad Subandi, S.T., M.M, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa, Jakarta Bapak Dr. Maryanto, M.Hum, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara Bapaka Dr. Asrif, M.Hum beserta Jajaran, Ketua PKBM UMSU Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd, Jurnalis, Bersihar Lubis Selaku Jurnalis serta para peserta.

