Momen haru dan penuh makna menyelimuti prosesi Wisuda Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) hari kedua Periode I Tahun 2025 di Selecta Conventioan Hall Medan, Rabu (9/7).

“Saya hadir di banyak wisuda kampus, tetapi wisuda UMSU berbeda. Saya sampai meneteskan air mata karena rangkaian acaranya dirancang begitu menyentuh, memberi pesan akademik, moral dan penghargaan kepada orang-orang yang berjasa dalam keberhasilan wisudawan. Ini bukan sekadar seremoni akademik,” ungkapnya dengan suara bergetar saat memberikan pidato sambutan.
Prof. Abdullah menilai konsep dan pelaksanaan wisuda UMSU layak menjadi model bagi perguruan tinggi lainnya, terutama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).
“UMSU berhasil merancang wisuda yang tidak hanya formalitas akademik, tapi juga menyentuh hati dan menginspirasi. Saya kira kampus-kampus lain bisa belajar dari UMSU,” tambahnya.

Secara khusus, Prof. Abdullah memberikan apresiasi tinggi terhadap Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU yang menurutnya telah mencatatkan prestasi yang belum dicapai oleh FAI di kampus lain dalam lingkup Kopertais IX.
“FAI UMSU menunjukkan pencapaian membanggakan yang menjadi teladan bagi FAI lain di wilayah ini. Kami di Kopertais IX sangat mengapresiasi itu,” ujarnya.

“Kopertais IX mengucapkan selamat kepada UMSU dan para lulusan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi jalan bagi kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya penuh harap.
Hari Kedua Momentum Mimpi Kampus Terpadu
UMSU kembali melanjutkan prosesi Wisuda Periode I Tahun 2025 pada hari kedua, Rabu (9/7), dengan mewisuda 982 lulusan dari Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI). Sebelumnya, pada hari pertama, sebanyak 955 wisudawan dari jenjang sarjana, magister, doktor, dan profesi telah diwisuda dan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Di tengah persaingan antar perguruan tinggi, UMSU terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus unggul, baik dalam bidang akademik, kreativitas, maupun kolaborasi internasional.
“UMSU berhasil menjaring semakin banyak mahasiswa asing, saat ini tercatat sudah 150 mahasiswa dari berbagai negara yang memilih UMSU sebagai tempat belajar. Ini bentuk kepercayaan internasional terhadap kualitas kampus kita,” ujar Rektor dengan penuh semangat dan ceria.
Tak hanya itu, mahasiswa UMSU juga mencatatkan prestasi membanggakan dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), dengan memenangkan 20 proposal terbaik tingkat LLDikti Wilayah I Sumatera Utara — jumlah terbanyak dibandingkan kampus lain.
“Prestasi mahasiswa ini juga seimbang dengan prestasi dosennya. Tahun ini, dosen-dosen UMSU berhasil meraih hibah penelitian terbanyak, baik di lingkungan PTS maupun PTN,” lanjutnya.
UMSU juga, lanjut rektor, dipercaya oleh berbagai kementerian dalam program pembangunan dan pemberdayaan. Di antaranya, melalui Fakultas Teknik, UMSU dipercaya melaksanakan revitalisasi dan renovasi sekolah-sekolah di Sumatera Utara untuk memajukan kualitas pendidikan dasar dan menengah. Selain itu, Kementerian Agama memberikan kepercayaan kepada FAI UMSU untuk menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) kepada 1.500 orang guru karena dinilai unggul dan kapabel.
Kebanggaan UMSU semakin lengkap dengan prestasi para alumninya. Rektor menyampaikan kepada Kopertais IX dan orangtua lulusan salah satu alumni Fakultas Hukum UMSU berhasil meraih penghargaan sebagai peraih nilai tertinggi kedua hakim dari Presiden RI.

“Jika wisudawan melanjutkan ke jenjang S2 di UMSU, maka Insya Allah, dua tahun lagi kalian akan diwisuda di auditorium dan sport hall baru yang sedang kita bangun dengan kapasitas 7.000 orang. Saya bermimpi, atas izin Allah SWT, pada Juli 2027 nanti, kita bisa melaksanakan wisuda Periode I atau II di Kampus Terpadu UMSU yang akan berdiri megah di Deli Serdang,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Rektor UMSU Prof. Agussani memohon doa para orangtua yang memberikan kepercayaan dan menguliyahkan anaknya di UMSU agar mimpi di atas terwujud. Ini adalah bagian dari kebanggaan dan mimpi besar kita semua dan Persyarikan Muhammadiyah,” pungkasnya penuh harap.

Wisuda juga menampilkan aksi monolog yang dibawakan mahasiswa FISIP UMSU Mey Chung berisi pesan moral dan bentuk penghargaan kepada orang yang berjasa kepada kesuksesan para wisudawan. Sebelumnya, pada acara Yudisium, rektor langsung memberikan beasiswa penuh sampai tamat kepada aktor monolog tersebut. Acara dimeriakan bandumsu yang beranggotakan para Gen-Z yang telah mendapat pengakuan tingkat Sumut, nasional dan internasional.
Turut hadir Mudir Mahaad Abu Ubaidah, Ketua BPH UMSU Dr. Bahril Datuk, MM, Ketua PW Muhammadiyah Sumut diwakili Mario Kasduri dan ibu Aisyiyah



