Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meyudisium 206 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2023 dan 2024. Acara digelar pada Jum’at (13/12) di Auditorium UMSU Jalan Muchatar Basri No.3 Medan.
PPG UMSU tahun 2023 meluluskan sebanyak 50 peserta pada Gelombang 1 dan 114 peserta pada Gelombang 2, sedangkan tahun 2024 meluluskan 42 peserta gelombang 1.

Wakil Rektor I UMSU, Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, M.Hum., menyampaikan pesan motivasi kepada para lulusan.
“Selamat dan sukses kepada lulusan PPG UMSU. Guru adalah pembawa penerangan bagi siswa didiknya,” ujarnya.
Menurut Prof. Arifin dalam menghadapi beragam karakter dan budaya anak didik, jangan pernah mengucapkan kata-kata negatif. Dia berpesan bahwa peran guru sangat penting untuk melahirkan generasi emas 2045.
“Semoga Anda semua mendapatkan tempat mengajar terbaik dan menjadi guru profesional yang bermartabat,” harapnya.

“Kami sangat bahagia dapat menjadi bagian dari kampus ini, tempat yang tidak hanya memberikan pengetahuan akademis, tetapi juga pengalaman hidup yang membangun karakter kami menjadi pendidik profesional,” ujarnya.
Siti mengatakan bahwa dosen di PPG UMSU tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga inspirasi melalui metode pembelajaran kreatif.
Sebelumnya, Dekan FKIP UMSU Dr. Hj. Syamsuyurnita, memberikan tahniah dan pesan kepada para lulusan.

Dia menyapaikan kualifikasi para dosen FKIP UMSU tidak hanya belajar di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Serta berharap lulusan PPG UMSU selalu menjunjung tinggi nama baik universitas dan fakultas.
Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili WR 1 UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, M.Hum, Dekan FKIP UMSU Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd serta para Wakil Dekan, Pengelola PPG UMSU, Arif Aul Rahman, M.Pd., Indah Pratiwi, M.Pd., dan Mulkan Azhari, M.Kom., para dosen PPG UMSU serta orangtua para lulusan.
Acara yudisium ini menjadi momen berharga bagi para lulusan PPG UMSU untuk memulai perjalanan mereka sebagai guru profesional yang siap berkontribusi bagi pendidikan Indonesia.


