Kepala Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU menjadi narasumber Seminar Ilmu Falak di Fatoni University Thailand bertajuk “Foundations of Islamic Astronomy: Development in the Malay World and Contemporary Issues”. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Konferensi Lantai 3, Fakultas Studi Islam dan Hukum, Fatoni University pada Minggu (18/1).
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber yaitu , Kepala OIF UMSU Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, MA, menyampaikan pemaparan berjudul “Isu-Isu Kajian Ilmu Falak Peradaban Islam”, Ketua Pusat Pengkajian Ilmu Falak Fatoni University Prof. Niwaeteh Hayeewaming membahas “Falak Shariah di Thailand” dan Perwakilan Universiti Sains Malaysia (USM) Prof. Abdul Halim Abdul Aziz memaparkan tentang “Isu-Isu Ilmu Falak Kontemporer”.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik Fatoni University Prof. Muhamatsakree Manyunu menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan seiring dengan pendirian Pusat Kajian Ilmu Falak di Fatoni University.
“Pusat kajian tersebut bertujuan untuk menghidupkan dan mengembangkan kajian ilmu falak yang berkaitan langsung dengan praktik ibadah umat Islam, seperti penentuan waktu salat, arah kiblat, awal bulan hijriah, serta fenomena gerhana,” ujarnya.

Acara seminar dibuka oleh Speaker Dewan Perwakilan dan Presiden Perhimpunan Kebangsaan Thailand Wan Muhammad Noor Matha yang menekankan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan Islam, khususnya ilmu falak, sebagai fondasi penguatan kehidupan beragama dan peradaban Islam di kawasan Asia Tenggara.
Seminar internasional ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat jejaring keilmuan falak di dunia Melayu serta mendorong lahirnya riset dan kolaborasi akademik lintas negara di bidang astronomi Islam.


