PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) gandeng Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) gelar seminar bertajuk “Pengenalan Pasar Modal dan Investasi Bijak di Pasar Modal” pada Selasa (27/5) di Auditorium Kampus UMSU Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Acara ini merupakan kolaborasi antara UMSU dan sejumlah mitra strategis yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) Regional Sumatera Utara, BRI Danareksa Sekuritas, BRI Life, dan BRI Medan Thamrin. Bertujuan untuk membangun kesadaran literasi keuangan sejak dini.

Dalam pemaparannya, Enny Magdalena Saragih menekankan bahwa saat ini stigma investasi membutuhkan modal besar sudah tidak relevan lagi, “Saat ini investasi bukan lagi sesuatu yang mahal dari seratus ribu saja kita sudah bisa mulai, namun kita sering menunda karena tidak punya perencanaan keuangan,” ujarnya.
Dia juga memberi pesan penting terkait keamanan dalam berinvestasi, “Kalau mau investasi, ingat dua hal yakni legal dan terdaftar di OJK. Tujuan utama investasi adalah untuk mengalahkan inflasi. Jangan tunggu kaya dulu baru investasi, tapi investasilah agar bisa sejahtera,” tambah Enny.
Selanjutnya, Tauhid Akbar Pane menjelaskan bahwa BRI Danareksa Sekuritas sebagai anak usaha BRI berada di bawah pengawasan Kementerian Keuangan dan menjadi anggota resmi Bursa Efek Indonesia.
“Mahasiswa tidak bisa beli saham langsung ke perusahaannya, harus melalui perusahaan efek yang menjadi perantara resmi,” jelasnya.
Dia memaparkan bahwa di BRI Danareksa terdapat beberapa pilihan platform untuk investasi, seperti aplikasi Tripro dan mobile. Untuk mahasiswa, tersedia sistem perdagangan BRI Grade yang muda diakses.
“Ada tiga jenis investasi utama: saham, obligasi, dan reksadana. Mulai dari satu lot saja sudah bisa investasi saham. Tapi ingat, gunakan uang dingin, bukan uang kebutuhan harian. Jangan berutang hanya demi investasi,” pesannya.
Tauhid juga menekankan pentingnya memahami hak dan kewajiban investor. “Keuntungan dari saham bisa berupa dividen atau keuntungan dari selisih jual beli. Tapi dividen bukan kewajiban perusahaan, hanya yang benar-benar sehat yang akan membagikannya,” tambahnya.

“Kalau kita bicara negara maju, maka kita bicara juga soal asuransi. Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya soal menumbuhkan uang, tapi juga melindunginya,” tegas Yuki.
Menurutnya, investasi dan proteksi harus berjalan seiring, apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi dan risiko hidup yang tinggi.
Sebelumnya, Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata UMSU dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
“Tantangan masa depan jauh lebih berat daripada tantangan masa lalu. Karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk membuka cakrawala berpikir kita agar sadar berinvestasi sejak usia muda,” ujar Wakil Rektor II.

“Kegiatan ini jangan disia-siakan. Anak mudah harus investasi karena 80% generasi muda belum siap pensiun. Manfaatkan kesempatan ini, tapi tetap bijak berinvestasi, jangan FOMO atau ikut-ikutan tanpa pengetahuan,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat mahasiswa, Prof. Akrim memberikan kuis berhadiahkan dua unit MacBook yang diberikan kepada dua mahasiswa yang dinilai paling antusias dan menunjukkan semangat dalam memahami dunia investasi.
“Kesempatan ini kami berikan untuk dosen dan mahasiswa. Mari kita mulai bermimpi untuk masa depan, dan mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan kesuksesan untuk kita semua,” tutupnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan diakhiri dengan penyerahan cendera mata oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd kepada ketiga narasumber utama yaitu Enny Magdalena Saragih, Tauhid Akbar Pane, dan Yuki Novriyanti.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. H. Januri, S.E., M.M., M.Si., CMA, para Wakil Dekan dari FEB, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI), Dosen dan Staf Ahli UMSU Prof. Dr. Ir. R. Sabrina, M.Si serta para mahasiswa.
Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, UMSU menegaskan komitmennya dalam membangun literasi finansial di kalangan mahasiswa. Melalui kolaborasi strategis dengan Bursa Efek Indonesia dan BRI Group, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam dunia keuangan, tetapi juga menjadi pelaku aktif yang bijak dan siap menghadapi masa depan.


