Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Sumatera Utara, pada Sabtu (15/3) di Jl. Mandala By Pass No.27, Tegal Sari Mandala, Medan Denai.

Wali Kota Medan, Riko Waas, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inisiatif RSU Muhammadiyah Sumut dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Dia menekankan bahwa rumah sakit harus menjadi simbol pelayanan kesehatan yang prima.
“Rumah sakit bukan hanya tempat bagi orang sakit, tetapi juga harus menjadi tempat yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Saya ingin RSU Muhammadiyah ini terus berkembang dan menjadi salah satu rumah sakit terbaik di kota Medan,” ujarnya.

“Kami meminta agar semua rumah sakit di Medan, termasuk RSU Muhammadiyah Sumut, memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien, terutama mereka yang menggunakan BPJS Kesehatan. Jangan sampai ada pasien yang ditolak atau ditelantarkan,” tegasnya.
Selain itu, Walikota Medan itu juga mengingatkan bahwa persaingan rumah sakit saat ini tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dengan rumah sakit di luar negeri.

Lebih lanjut, dr. Riza menjelaskan bahwa RSU ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Sejak pengelolaannya dialihkan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tahun 2018, rumah sakit ini sepenuhnya berada di bawah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
“Rumah sakit ini merupakan bagian dari program pengelolaan UMSU. Saat ini, kami terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, baik dari segi fasilitas maupun tenaga medis. Dengan 90% pasien yang merupakan peserta JKN, kami berharap dapat memperluas kapasitas rumah sakit agar pelayanan semakin optimal,” tambahnya.

“Kami berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota dewan, untuk dapat memperluas lahan rumah sakit agar bisa mencapai standar rumah sakit tipe C sebagai jejaring pendidikan Fakultas Kedokteran UMSU,” tuturnya.

“Rumah sakit ini telah mengalami transformasi yang luar biasa. Saat kami menerimanya pada tahun 2018, kondisinya masih jauh dari seperti sekarang ini. Kami melakukan berbagai perbaikan, mulai dari infrastruktur hingga layanan kesehatan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Prof. Agusani juga menekankan bahwa RSU Muhammadiyah Sumut akan terus berusaha untuk berkembang menjadi rumah sakit pendidikan yang berkualitas.
“Kami berharap RSU Muhammadiyah dapat menjadi rumah sakit pendidikan yang lebih baik di masa depan. Kami juga akan terus mendukung program-program pemerintah dalam bidang kesehatan dan siap bersinergi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.



