University Muhammadiyah Malaysia (UMAM) menggelar kegiatan Pre PHD Coaching di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Hadir dosen sebagai narasumber yaitu Prof. Dr. Rushami Zien Yusoff dan Assoc. Prof. Dwi Santoso. Diselenggarakan selama dua hari Senin-Selasa (4-5/8) di Ruang Rapat UMSU Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.

Acara dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Badan Pembina Harian (BPH) Dr. Bahril Datuk S. SE.,M.M, dalam sambutannya dia menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta dan narasumber dalam kegiatan yang strategis ini.
“Terima kasih Prof dari UMAM atas kehadirannya dalam rangka Pre-PhD Coaching. Acara ini mengulas cara penyusunan proposal riset, wawasan global beasiswa ilmiah, dan jejaring akademik internasional. Kami harap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata, khususnya dalam penulisan dan publikasi yang berkualitas,” ujar Bahril.

“Ada beberapa kategori jurnal yang menentukan indeks dan kredibilitas penelitian. Hal ini diharapkan dapat memotivasi dosen untuk menghasilkan jurnal yang berkualitas dan berintegritas, dengan dampak yang terasa bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Kemudian, Prof. Husaini dari University Muhammadiyah Malaysia, yang turut mengapresiasi peran UMSU sebagai tuan rumah.
“Terima kasih kepada UMSU yang telah menjadi tuan rumah program ini. Integritas dalam penelitian sangat penting. Di Malaysia, hampir 90% dosen di perguruan tinggi sudah memiliki gelar PhD. Kesempatan seperti ini sangat berharga untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. InsyaAllah banyak hal yang bisa kita bicarakan dan kembangkan bersama,” ungkap Prof. Husaini.
Sementara itu, Assoc. Prof. Santoso memberikan motivasi dan panduan teknis penyusunan proposal PhD kepada para peserta.
“Dalam satu hingga dua hari ke depan, Bapak dan Ibu akan kami bekali kemampuan menyusun proposal PhD. Bagi yang masih bingung, jangan khawatir—kita akan bahas langkah demi langkah. InsyaAllah, kami juga menyediakan informasi terkait peluang beasiswa S3,” jelas Dr. Santoso.
Acara dilanjutkan dengan pemberian cendramata dan foto bersama, kemudian pemaparan tentang Strategi Persiapan untuk PHD.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembekalan teknis, tetapi juga sebagai platform strategis membangun jejaring akademik internasional yang berkelanjutan.


