Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si melepas 200 mahasiswa Fakultas Pertanian PKL Terintegrasi KKB dan 33 PKL Internasional di MARDI Malaysia. Pelepasan secara langsung pada Selasa (26/8) di Auditorium UMSU Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Dihadiri Wakil Dekan 1 Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P, para Dosen Pendamping Lapangan, Senior dan mahasiswa peserta PKL.Wakil Rektor III Dr. Rudianto melepas para mahasiswa menyampaikan apresiasinya.
“Selamat kepada mahasiswa Fakultas Pertanian yang sudah masuk pada tahap ini. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar. Kepercayaan masyarakat terhadap kita itu penting untuk dijaga. Kegiatan ini meningkatkan kualitas proses akademik dan pelayanan harus diperhatikan. Kami berharap hasil kegiatan ini berjalan tanpa kendala,” ucapnya.
WR III juga menekankan pentingnya menjadikan PKL terintegrasi dan internasional ini sebagai ajang promosi akademik.

“PKL dan KKN terintegrasi serta internasional ini bisa jadi proses akademik sekaligus promosi. Tunjukkan kemampuan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian itu berkualitas. Mudah-mudahan fakultas ini terus berinovasi dan kreatif, bukan sekadar menjalankan program formalitas,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyinggung agenda besar Muhammadiyah.
“Menjelang Muktamar 2027 nanti, kita berharap ada inovasi dan pertemuan yang dapat dibanggakan. Mari kita sama-sama efisiensi dan efektifkan kegiatan akademik untuk masa kini dan masa depan,” tutupnya.
Sebelumnya, Dekan Fakultas Pertanian Assoc. Prof. Dr. Dafni Mawar Tarigan, S.P., M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan PKL ini merupakan bagian penting dalam proses akademik mahasiswa Fakultas Pertanian.“PKL pertanian ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan KKN reguler sebanyak 200 mahasiswa, terdiri dari 89 orang Agroteknologi, 92 orang Agrobisnis, dan 19 orang Teknologi Hasil Pertanian. Selain itu, 33 mahasiswa akan melaksanakan PKL internasional di MARDI Malaysia,” ungkap Dafni.
Lebih lanjut, Dafni menegaskan bahwa PKL ini hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah menempuh minimal 75 SKS. “Karena itu, tidak semua mahasiswa angkatan 2022 dapat mengikuti PKL, namun mereka tetap bisa melaksanakan KKN,” jelasnya.
Mahasiswa yang melaksanakan PKL terintegrasi akan tersebar di 30 lokasi di Sumatera Utara, di antaranya PT Socfindo, PTPN II, PTPN IV Marihat, Bakrie, dan Moringa Center. Sementara untuk program internasional, mahasiswa akan diberangkatkan pada 21 September 2025. Kegiatan tersebut juga akan didampingi dosen serta dilengkapi pelatihan bersama para dosen di MARDI.

Acara pelepasan ditandai dengan prosesi simbolis pelepasan mahasiswa oleh Wakil Rektor III, Dekan, serta Wakil Dekan I Fakultas Pertanian. Simbolisasi dilakukan dengan pemakaian baju PKL terintegrasi dan PKL internasional serta penyerahan bibit tanaman obat.

