Universitas Muhammadiyah menggelar Leadership Management Training (LMT) yang diikuti sebanyak 152 orang dari berbagai jabatan struktural mulai dari fakultas, biro, pusat hingga lembaga pada Jum’at-Minggu, (7-9/8) di Hotel Niagara Parapat.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr.Agus Taufiqurahman, M.Kes dan dihadiri Pengurus Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, Ketua BPH UMSU, Prof. Dr. Agussani, M.AP dan jajaran, Ketua PWM Sumut, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA dan Sekertaris, Dr. Irwan Syahputra, MA.

Menurutnya, pelatihan ini penting dalam rangka melahirkan pemimpin transformatif sebagai syarat mutlak mewujudkan UMSU sebagai kampus unggul.
“Jika hari ini UMSU sudah menjadi kampus unggul maka harus menjadi kampus unggul yang seunggul-unggulnya,” kata Agus.
Dia menjelaskan untuk menjadikan UMSU sebagai kampus unggul seunggul-unggulnya, maka poin penting yang harus dilakukan di antaranya membangun sinergi PTMA dengan ekosistem Muhammadiyah. Terdapat lima pilar sinergi yakni ideologi, sumber daya manusia, program,aset dan fasilitas, jejaring dan kemitraan.
dr. Agus juga menyoroti tantangan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang semakin berat. Sinergi menjadi kata kunci menghadapi berbagai perubahan geopolitik, liberalisasi sektor pendidikan dan lainnya.
“Sinergi PTMA dengan ekosistem Muhammadiyah agar menjadi besar sehingga perlawanan seimbang,” katanya.
Sementara Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim,, M.Pd menyampaikan bahwa pelatihan ini difasilitasi berlangsung oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Diharapkan kegiatan ini dapat membangun tim yang solid dan mampu menjawab tantangan masa depan.
“Harapannya pelatihan melahirkan pemimpin yang transformatif yang mampu
bersinergi, berkolaborasi, untuk memperkuat empat pilar sense of belonging, responsibility sense colaborasi dan inovasi,” katanya.
Sebelumnya, Sekertaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. memberikan apresisasi kepada rektor dan jajaran yang responsif melaksanakan LMT. Kegiatan pelatihan menjadi bagian memperkuat kohesi bersama dalam rangka mewujudkan transformasi universitas.




