Kriteria Penerima Bansos BPNT 2026, Cek Aturannya
Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang kini dikenal sebagai Bansos Sembako, merupakan salah satu inisiatif utama pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial untuk meringankan beban masyarakat miskin dan rentan secara ekonomi, dengan distribusi bantuan pangan senilai Rp400.000 per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui kartu elektronik di E-Warong.
Di tahun 2026, program ini terus diperkuat sebagai bagian dari strategi penanganan kemiskinan nasional pasca-pandemi COVID-19 dan fluktuasi ekonomi global, di mana pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga di bawah 7% melalui perluasan jangkauan bansos terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Oleh karena itu, pemahaman kriteria penerima Bansos BPNT 2026 dan aturannya menjadi krusial bagi masyarakat untuk memastikan penerimaan manfaat yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Jumlah Penerima Bansos BPNT 2026
Pemerintah melakukan penataan ulang perihal penerima bansos sesuai dengan DTSEN. Untuk itu, kuota yang disediakan tahun ini untuk penerima BPNT sebanyak 18,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sebagai catatan, tidak semua yang ada pada desil 1 hingga 4 akan menerima bantuan. Pemerintah memprioritaskan masyarakat desil terendah terlebih dahulu. Apabila desil 1 sudah tersalurkan, maka bisa berlanjut ke peringkat di atasnya.
Cara Cek Bansos PKH 2026
Pengecekan bansos di laman Kemensos tidak memerlukan waktu lama. Hanya perlu mengisi data diri secara lengkap sesuai dengan NIK KTP. Inilah panduan untuk mengeceknya.
- Buka link https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan
- Masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP
- Ketikkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode
- Jika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk mendapatkan huruf kode baru
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama PM (Penerima Manfaat) sesuai Wilayah yang Anda inputkan
Cara Cek Penerima PKH via Aplikasi
Selain melalui website, pemerintah menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Cara untuk mengeceknya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih “Buat Akun” untuk pengguna baru
- Lengkapi semua data diri, mulai dari nama Lengkap, nomor NIK, alamat, hingga email dan password
- Unggah swafoto dan foto KTP
- Klik tombol “Buat Akun Baru”
- Jika tidak ada data yang keliru, akun akan otomatis dibuat
- Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk untuk melakukan tahapan tersebut
- Jika berhasil login, buka menu “Profil”
- Muncul keterangan jenis bantuan yang diterima
- Dalam data profil akan muncul informasi status penerima bansos untuk anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar di DTKS. Mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan.
Nominal Bansos BPNT Januari 2026
Apabila merujuk pada nominal tahun lalu, penerima bansos BPNT mendapatkan bantuan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 200.000 per bulan. Dana tersebut diberikan sesuai tiga bulan sekali secara sekaligus, sehingga uang yang diterima sebesar Rp 600.000.
Seluruh bantuan tersebut akan disalurkan melalui transfer rekening atau PT Pos Indonesia. Untuk itu, diperlukan pemutakhiran data secara berlapis, mulai dari pendataan desa, validasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), hingga ground check melalui pendampingan PKH di lapangan.














